Menutup pernyataannya, Presiden Prabowo tidak lupa menyampaikan undangan resmi kepada PM Takaichi untuk melakukan kunjungan balasan ke Indonesia.
“Sekali lagi saya sangat merasa dihormati oleh pemerintah dan oleh bangsa Jepang, dan saya ingin mengundang Yang Mulia Perdana Menteri Jepang, Yang Mulia Takaichi Sanae untuk berkunjung resmi di Indonesia. Kami akan menyambut juga dengan hangat,” tutur Presiden.
Pertemuan ini menandai babak baru hubungan Indonesia dan Jepang yang bukan hanya sebagai mitra ekonomi, tetapi sebagai dua kekuatan strategis yang siap bersama menjaga perdamaian, stabilitas, dan masa depan kawasan Indo-Pasifik. ***
Artikel Terkait
Menteri Negara Singapura Tinjau Warung Nasi Pariaman Setelah Kabar Penutupan
Pemerintah China Geram Penyataan Presiden Taiwan Sebagai Penghasut Perang
Arab Saudi Siapkan 1,7 Juta Kursi Kereta Cepat Haramain Layani Perjalanan Makkah dan Madinah saat Ramadan
Jamin Layanan Jemaah Lebih Aman dan Terlindungi, Indonesia–Arab Saudi Perkuat Tata Kelola Haji
Prabowo Tegaskan Dukung Penuh 20 Poin Gagasan Trump untuk Perdamaian Palestina
Hadir di Forum BoP, Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Kirim 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza
Presiden Prabowo Saksikan Kerja Sama RI-Arm, Kuasai Teknologi Semikonduktor
58 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Tertahan di Arab Saudi, Terdampak Perang AS-Israel dan Iran
Indonesia dan Jepang Perkuat Kemitraan Strategis di Era Energi Hijau
Pertemuan Hangat Prabowo dan Kaisar Naruhito Perkuat Kemitraan Indonesia-Jepang