KLIKREAD.COM, Malaysia - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim membantah tudingan melakukan nepotisme dengan mengangkat putrinya, Nurul Izzah Anwar, menjadi wakil presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR).
Anwar menegaskan, bahwa Nurul meraih posisi tersebut atas dasar kemampuannya sendiri.
Dalam pidatonya saat menutup kongres pada Sabtu 24 Mei 2025, Anwar menyinggung beberapa pihak menuduhnya lebih mengutamakan anggota keluarga dengan memberikan posisi penting di partai.
Baca Juga: Presiden Donald Trump Larang Universitas Harvard Terima Mahasiswa Internasional
Ia juga menyebut beberapa pihak menuduhnya lebih memprioritaskan istrinya, Wan Azizah Wan Ismail, untuk diangkat menjadi presiden PKR pada tahun 1999 setelah Anwar dipecat sebagai wakil perdana menteri dan kemudian dipenjara.
"Orang-orang mengangkat isu (perlakuan khusus untuk) istri saya, anak saya.
Tetapi sebelumnya, ketika kami membentuk partai pada tahun-tahun awal, tidak ada kongres.
Baca Juga: Budi Arie Diutus Prabowo untuk Hadir di Pelantikan Paus Leo XIV di Vatikan
Lalu siapa yang harus memegang kendali sementara saya dipenjara?" ujar Anwar, seperti dikutip dari Chanel News Asia.
"Sumbangan? Kami tidak punya. Akar rumput? Kami masih kecil (saat itu).
Saat itu isu keluarga dan nepotisme belum muncul," ujarnya lagi.
Anwar mengakui bahwa ia memilih Wan Azizah untuk menjadi presiden partai sementara setelah ia ditangkap.
Namun, ia menegaskan bahwa Nurul Izzah menduduki jabatan wakil presiden atas kemampuannya sendiri.
Artikel Terkait
Beri Kesempatan Umat Ucap Salam Perpisahan, Paus Fransiskus Disemayamkan dengan Peti Terbuka
Jokowi Berdoa Dihadapan Peti Jenazah Paus Fransiskus, Saat Melayat ke Vatikan
Otoritas Arab Suadi Sita Koper CJH Indonesia, Kedapatan Bawa Rokok dengan Jumlah Banyak
PPIH Imbau Jemaah Haji RI Pakai Payung Saat di Luar Suhu Makkah Capai 42 Derajat Celcius
Putra Mahkota Brunei Jemput Langsung Presiden Prabowo Menuju Istana Nurul Iman
Inilah Nama Akun Instagram dan X Resmi Paus Leo XIV
Arab Saudi Tolak 117 WNI Diduga Kuat akan Haji Ilegal Gunakan Visa Kerja
Presiden RI Prabowo Subianto Disambut Meriah Pejabat Tinggi dan Diaspora Indonesia Saat Tiba di Thailand
Budi Arie Diutus Prabowo untuk Hadir di Pelantikan Paus Leo XIV di Vatikan
Presiden Donald Trump Larang Universitas Harvard Terima Mahasiswa Internasional