Rokok itu bisa dikeluarkan kalau jemaah membayar denda atau pajak yang harganya bisa berkali lipat dari harga tersebut,” ungkapnya.
Baca Juga: Tiongkok Beri Ancam pada Negara-negara Bernegosiasi dengan AS
Petugas Haji Indonesia di Bandara Madinah sempat mencoba mewakili pembukaan koper karena jemaah sudah berada di pusat kota.
Namun ditolak oleh otoritas bandara yang tetap meminta pemilik hadir langsung.
Dua jemaah akhirnya datang dan didampingi petugas saat berita acara penyitaan rokok dibuat bersama pihak Bea Cukai.
Baca Juga: Prabowo Ungkap Kekaguman terhadap Sejarah Turki, Sebut Ataturk dan Mehmed II
Jemaah mengaku tidak mengetahui aturan pembatasan jumlah rokok.
Abdul Basir mengimbau agar jemaah dan para ketua kelompok terus mengingatkan soal barang-barang yang dilarang dibawa saat berhaji.***
Artikel Terkait
Bikin Geger! Model Cantik Asal Hong Kong Tewas Mengenaskan, Tubuh Dimutilasi dan Dijadikan Sup
Jambore Dunia Pramuka di Korsel Berakhir Dini, begini Pengakuan Peserta dari Indonesia
Universitas Muhammadiyah Tangerang Gelar Kerjasama Internasional dengan Hankuk University Korea Selatan Yaitu Workshop Mahasiswa Prodi Malay-Indonesia
Prabowo Pidato Penuh Semangat di Parlemen Turki, Suarakan Dukungan ke Palestina
Prabowo Pidato di Turki: Sekarang Terjadi Penindasan Bangsa Besar ke Bangsa Lemah!
Prabowo Ungkap Kekaguman terhadap Sejarah Turki, Sebut Ataturk dan Mehmed II
Tiongkok Beri Ancam pada Negara-negara Bernegosiasi dengan AS
Kabar Duka, Pemimpin Katolik Paus Fransiskus Meninggal Dunia
Beri Kesempatan Umat Ucap Salam Perpisahan, Paus Fransiskus Disemayamkan dengan Peti Terbuka
Jokowi Berdoa Dihadapan Peti Jenazah Paus Fransiskus, Saat Melayat ke Vatikan