Cerita Horor Suara Jeritan Kesakitan di Toko Merah, Konon Arwah Etnis Tionghoa yang Pernah Disiksa Belanda

photo author
Lala Sari Endah, Klik Read
- Minggu, 16 Oktober 2022 | 12:30 WIB
Toko Merah yang memiliki kisah kelam dan cerita horor.  (Instagram/@toadjie)
Toko Merah yang memiliki kisah kelam dan cerita horor. (Instagram/@toadjie)

KLIKREAD - Siapa yang tak mengenal Kota Tua di Jakarta, bangunan bersejarah yang kerap kali dijadikan objek wisata.

Kota Tua merupakan wilayah kecildi Kota Jakarta yang menjadi objek wisata, menyimpan kenangan dan sejarah Jakarta di masa lalu.

Nah, ketika kamu berkunjung ke kawasan Kota Tua di Jakarta, pasti tidak mungkin melewatkan bangunan bernaman Toko Merah.

Baca Juga: NET TV Buka Lowongan Kerja Buat Lulusan Sarjana Untuk Posisi Account Executive, Buruan Lamar, Kuy Simak Disini

Bangunan yang satu ini selain cantik dipandang ternyata juga menyimpan cerita kelam alias cerita horor.

Konon, Toko Merah menjadi saksi pembantaian etnis Tionghoa pada masa pendudukan Belanda di Indonesia.

Kejadian persisnya adalah pada 9 Oktober 1740, saat itu Gubernur Jenderal Hindia Belanda memerintahkan pasukannya untuk mengeksekusi ribuan masyarakat keturunan Tionghoa.

Baca Juga: Kunci Jawaban Games Tebak Kata Shopee Tantangan Harian Minggu 16 Oktober 2022, Teks GGTILNA-TINGGAL

Pembantaian keji ini berlangsung selama 13 hari berturut-turut dan ada sekitar 24.000 nyawa meninggal sisa-sia disembelih, dibacok, dimutilasi lalu dibuang ke Muara Angke.

Hingga saat ini, penduduk sekitar terkadang mendengar jeritan-jeritan kesakitan dari dalam Toko Merah.

Tak cuma itu, suara derap kaki prajurit pun terdengar di area toko tersebut saat malam hari.

Baca Juga: TERUPDATE! Kunci Jawaban Games Tebak Kata Shopee Tantangan Harian Minggu 16 Oktober 2022, Teks DAEMMAI-MEMADAI

Kisah atau cerita horor lain datang dari seorang pedagang yang persis berdagang di sebelah toko merah.

Tokonya ini pun toko warisan dari orang tuanya, jadi sudah lama sekali ia berjualan di sana.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lala Sari Endah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X