Ketika mesin masih dingin, termostat menahan aliran ke radiator.
Hal ini memastikan mesin lebih cepat mencapai suhu optimal kerja.
3. Sirkulasi ke Radiator
Setelah suhu mesin mencapai sekitar 90 derajat Celcius, termostat membuka jalur ke radiator.
Coolant panas kemudian mengalir ke radiator untuk proses pendinginan.
Baca Juga: Begini Tips Cara Menghilangkan Karat di Mobil dengan Ikuti Berikut Ini
4. Pendinginan di Radiator
Cairan panas melewati pipa-pipa kecil di radiator.
Udara luar dan kipas radiator membantu menurunkan suhu coolant secara efektif.
5. Kembali ke Mesin
Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Terjadinya Kerak Oli pada Mesin
Setelah didinginkan, air radiator mengalir kembali ke mesin.
Proses ini berulang secara terus-menerus menjaga suhu mesin tetap stabil.***
Artikel Terkait
Begini Caranya Jika ingin Ganti Oli Motor Matik Dikerjakan di Rumah Sendiri
Begini Tips Cara Mudah Merawat Helm Mahal Merk Arai Biar Awet tak Mudah Rusak
Lampu Tembak Wajib Dimiliki saat Touring Malam Hari, Ini Kegunaannya
Begini Tips Praktis Cara Cek CVT Tanpa Bongkar saat Hendak Beli Motor Bekas
Merawat Wireless Charger Mobil Toyota untuk Tunas Friends
Ternyata Ini Penyebab Terjadinya Kerak Oli pada Mesin
Begini Tips Cara Menghilangkan Karat di Mobil dengan Ikuti Berikut Ini
Jangan Biarkan Inilah Bahaya Karat di Mobil Bisa Berakibat Fatal
Begini Tips Cara Merawat Air Radiator Motor agar Tetap Awet
Ternyata Banyak Fungsi Keberaan Air Radiator Motor dalam Menjaga Mesin Kendaraan