KLIKREAD.COM - Gonta ganti merek BBM sah-sah saja, asalkan tidak terus menerus. Jika tidak, tinggal menunggu waktu mobil mengalami kerusakan.
Pemilihan jenis BBM perlu disesuaikan dengan rasio kompresi mesin.
Setiap mobil punya rasio kompresi berbeda seperti berikut.
Baca Juga: Perlu Diwaspadai, Bahaya Jika Oli Mesin Naik ke Filter Udara Motor
• Rasio kompresi mesin 9:1 = BBM oktan 88 (Premium)
• Rasio kompresi mesin 9:1 sampai 10:1 = BBM oktan 90 (Pertalite)
• Rasio kompresi mesin 10:1 sampai 11:1 = BBM oktan 92 (Pertamax)
• Rasio kompresi mesin 11:1 sampai 13:1 = BBM oktan 98 (Pertamax Turbo)
Baca Juga: Inilah Keunggulan Ban Jika Diisi Nitrogen Dibanding dengan Angin Biasa
Ketika ingin ganti merek BBM, pastikan oktannya sesuai dengan rasio kompresi mesin dan penggunaannya untuk jangka waktu lama.
Jika BBM terlalu sering gonta ganti dan nilai oktannya tidak sesuai, risiko di bawah bisa terjadi.
1. Performa bahan bakar menurun
Penggunaan oktan bahan bakar yang lebih rendah menyebabkan kompresi mesin mengalami pembakaran lebih awal alias detonasi.
Baca Juga: Perlu Tahu, Tidak Selalu Oktan Tinggi Itu Bagus, Malah Bikin Lemot Mesin
Artikel Terkait
Jangan Sembarang Beli, Hati-hati dengan Aki Mobil Palsu atau Rekondisi
Perlu Pahami Penyebab Motor Ini Berasap dan Terjadi Ngebul
Ternyata Inilah Biang Penyebab Jika Ban Belakang Motor Terasa Goyang
Begini Tips Caranya Menghilangkan Bekas Stiker pada Kendaraan dengan Mudah
Perlu Diketahui, Menutup Terminal Aki Mobil Ternyata Fungsinya Sangat Penting
Perlu Diwaspadai Jika Mengunakan Aki Basah pada Kendaraan Motor
Begini Tips Cara Merawat Cakram Motor agar Tetap Optimal dan Awet
Perlu Tahu, Tidak Selalu Oktan Tinggi Itu Bagus, Malah Bikin Lemot Mesin
Inilah Keunggulan Ban Jika Diisi Nitrogen Dibanding dengan Angin Biasa
Perlu Diwaspadai, Bahaya Jika Oli Mesin Naik ke Filter Udara Motor