Jika sering gonta ganti BBM, performa mesin akan terus berubah untuk melakukan penyesuaian.
Jika BBM baru tercampur dengan BBM lama yang beda oktan, maka performa bahan bakar akan semakin rendah.
2. Muncul kerak di mesin
Sisa pembakaran yang tidak sempurna dan tidak dibersihkan akan menimbulkan kerak pada mesin.
Baca Juga: Perlu Diwaspadai Jika Mengunakan Aki Basah pada Kendaraan Motor
Jika dibiarkan, motor bisa sulit distarter.
3. Kompresi menurun
Beda bahan bakar, beda pula komposisi kimiawinya. Jika BBM tidak cocok, kerak di ruang bakar bisa menebal.
Alhasil, kompresi menurun karena lubang katup terganjal kerak.
Baca Juga: Perlu Diketahui, Menutup Terminal Aki Mobil Ternyata Fungsinya Sangat Penting
4. Mesin ngelitik
Jika oktan yang digunakan lebih rendah, mesin bisa ngelitik (knocking).
Masalah ini bisa menjalar ke area piston nantinya.***
Artikel Terkait
Jangan Sembarang Beli, Hati-hati dengan Aki Mobil Palsu atau Rekondisi
Perlu Pahami Penyebab Motor Ini Berasap dan Terjadi Ngebul
Ternyata Inilah Biang Penyebab Jika Ban Belakang Motor Terasa Goyang
Begini Tips Caranya Menghilangkan Bekas Stiker pada Kendaraan dengan Mudah
Perlu Diketahui, Menutup Terminal Aki Mobil Ternyata Fungsinya Sangat Penting
Perlu Diwaspadai Jika Mengunakan Aki Basah pada Kendaraan Motor
Begini Tips Cara Merawat Cakram Motor agar Tetap Optimal dan Awet
Perlu Tahu, Tidak Selalu Oktan Tinggi Itu Bagus, Malah Bikin Lemot Mesin
Inilah Keunggulan Ban Jika Diisi Nitrogen Dibanding dengan Angin Biasa
Perlu Diwaspadai, Bahaya Jika Oli Mesin Naik ke Filter Udara Motor