Jarang Ganti Oli Gardan Mobil, Inilah Akibat yang Terjadi

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Senin, 16 Juni 2025 | 22:42 WIB
Ilustrasi. Teknisi bengkel sedang mengganti oli gardan mobil./net
Ilustrasi. Teknisi bengkel sedang mengganti oli gardan mobil./net

KLIKREAD.COM - Mobil bekas dengan penggerak roda belakang atau rear wheel drive (RWD) sampai saat ini masih banyak berseliweran di jalanan.

Dengan gardan mobil ini membutuhkan pelumasan yang biasa kita sebut dengan oli gardan.

Oli gardan akan melumasi komponen gear yang bergerak yang ada di dalam gardan.

Baca Juga: Perlu Anda Tahu, Tenyata Inilah 3 Sumber Penyebab Oli Mesin Mobil Bisa Berkurang

"Oli gardan wajib di ganti rutin setiap 40.000 km atau sekitar 2 tahun sekali," ujar Dedi Santoso dikutip dari gridoto.com.

Dedi Santoso ini menjabat sebagai kepala bengkel Honda Kencana Kranji, Bekasi.

Nah, ternyata oli gardan yang jarang atau gak pernah diganti bisa berdampak buruk bagi gardan itu sendiri.

Baca Juga: Jangan Coba-coba Pakai Slide Piece KW Buat CVT Motor Matik, Ini Dampaknya

"Bisa berdampak buruk bagi mekanisme gear di dalamnya," jelas Dedi.

Pelumasan bisa terganggu alhasil gesekkan antar gear di dalam gardan akane jadi tinggi.

Keausan gear pada gardan akan melebihi toleransi sehingga membuat gear menjadi bunyi.

Baca Juga: Perlu Diperhatikan Saat Anda Mencuci Mobil, Hal ini Bisa Bikin AC Mobil Tidak Dingin

Bila kalian dengar saat mobil berjalan seperti bunyi mendengung terus menerus, ini tandanya gear gardan sudah kena.

Untuk menghilangkan bunyi dengung tersebut, kita harus mengganti mekanisme gear satu set.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X