KLIKREAD.COM - Busi mobil pada saatnya harus diganti dengan yang baru.
Busi memiliki masa pakai efektif tergantung jenis bahan elektroda.
Busi tidak bisa terus menerus dipakai karena akan berdampak pada kinerja mesin mobil.
Sebagai contoh busi mobil dengan bahan nikel memiliki masa pakai efektif sampai 20.000 km saja.
Baca Juga: Manfaatkan Kegunaan Head Unit Android pada Mobil Layaknya Seperti Smartphone
Saat hendak mengganti busi ada 3 hal yang wajib diperhatikan.
1. Tipe Busi
Hal pertama dan yang paling perlu diketahui adalah tipe busi mobil tersebut.
Hampir seluruh mobil memiliki spesifikasi kode busi yang berbeda-beda.
"Jadi pastikan busi pengganti sama seperti busi bawaan,' ujar Diko Oktaviano selaku ATS & Product Development Assistant Manager PT Nittera Mobility Indonesia produsen busi NGK dikutip gridoto.com.
Baca Juga: Suara Mesin Diesel Toyota Fortuner Terasa Kasar, Ternyata Ini Penyebabnya
"Kalau mau upgrade busi misal dari nikel ke iridium ada katalog yang bisa kita lihat," jelasnya.
Jadi kode busi jangan sampai salah saat mengganti busi lama.
2. Kunci Busi
Artikel Terkait
Tips Cara Membersihkan Karpet Mobil Mudah dan Praktis
Gigi Transmisi Mobil Loncat Sendiri, Begini Cara Mengatasinya
Suhu Kabin Mobil Biar Cepat Dingin, Begini Cara harus Dilakukan
Hindari Memarkir Mobil di Permukaan Miring, Ini Kerusakan akan Terjadi
Adora Skuter Listrik Raih Penghargaan “Best Medium Electric Skutik” di Ajang Otomotif Award 2025
Perlu Diperhatikan Part-Part Wajib Diganti Saat Service Mobil Hingga 40 Ribu KM
Bahaya Jika Mencampur Air Radiator Mobil, Ini Akibatnya
Begini Tips Mudah Merontokan Endapan Kotoran di dalam Mesin Mobil
Suara Mesin Diesel Toyota Fortuner Terasa Kasar, Ternyata Ini Penyebabnya
Manfaatkan Kegunaan Head Unit Android pada Mobil Layaknya Seperti Smartphone