Messi melanjutkan mengapa nama Weghorst yang dia cemooh bodoh, yang mencetak dua gol untuk menyamakan skor, Messi hanya ingin menyampaikan komentarnya:
“Saya tidak suka orang berbicara sebelum pertandingan," katanya, sebagaimana diterjemahkan oleh pengguna Twitter @AlbicelesteTalk.
Baca Juga: Spesifikasi HP Oppo K3 Pesaing Realme X yang Punya Desain dan Fitur Mirip, Harga Cuma 2 Jutaan!
"Nomor 19 (Weghorst) datang dan mulai memprovokasi kami, menabrak kami, memberi tahu kami banyak hal. Pelatih mereka juga tidak menghormati kami.”
Dia menambahkan: "Tampaknya tidak sopan bagi saya, bahwa pelatih sekaliber dia menyatakan seperti itu. Van Gaal tidak menghormati Tim Nasional Argentina."
Messi tentu mengungkapkan perasaannya kepada manajer Belanda Louis Van Gaal, baik selama dan setelah pertandingan. Menjelang kick-off, Van Gaal menyebut kapten Argentina itu "tidak banyak berpartisipasi" saat timnya kehilangan bola.
Berbicara kepada NOS, Van Gaal berkata: “Messi adalah pemain kreatif paling berbahaya, dia mampu menciptakan banyak hal dan mencetak gol sendiri. Tetapi ketika mereka kehilangan bola dan lawan menguasai bola, dia tidak banyak berpartisipasi, dan ini memberi kami peluang [untuk dieksploitasi].”
Jadi setelah dia mencetak gol untuk La Albiceleste pada Sabtu dini hari tadi (10/12), dia memutuskan untuk merayakannya di depan mantan manajer Manchester United seperti itu.
Baca Juga: Lulusan SMK Listrik Tolong Lihat Ini, Ada Loker Terbaru di PT NGK Ceramics Indonesia Bekasi
Kemudian, setelah peluit pertandingan selesai berbunyi, Messi berbicara keras dengan Van Gaal dan Edgar Davids.
Dia kemudian mengatakan kepada wartawan: "Van Gaal mengatakan bahwa mereka memainkan sepakbola yang bagus, tetapi yang dia lakukan adalah menempatkan orang-orang tinggi dan memainkan bola-bola panjang,"
Baca Juga: Loker Terbaru Desember 2022 dari Bank DKI Untuk Relationship Officer, Cek Yuk Gaes Detailnya
"Saya tidak ingin berbicara tentang wasit karena Anda tidak bisa jujur. Jika Anda berbicara mereka memberi sanksi kepada Anda, FIFA harus memikirkannya, mereka tidak dapat menempatkan wasit seperti itu untuk hal ini, mereka tidak dapat menempatkan seorang wasit yang tidak memenuhi tugas."
Artikel Terkait
Argentina Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2022, Sikap Arogan Paredes Buat Timnas Belanda Kebakaran Jenggot
Head to Head Maroko vs Portugal, Maroko Tak Terkalahkan di Ajang Piala Dunia 2022 Qatar
Emi Martinez Menggagalkan Dua Penalti Belanda Demi Membahagiakan 45 Juta Orang Argentina
Kiprah Mengesankan Maroko di Piala Dunia 2022 Qatar, Portugal Tak Mau Anggap Remeh
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Semifinal Piala Dunia 2022 Argentina vs Kroasia