KLIKREAD - Liga Primer akhir pekan ini akan menyajikan pertandigan yang amat seru, Super Sunday Big Match antara Liverpool vs Manchester City di Anfield, Minggu (16/10/22) pukul 22.30 WIB.
Liverpool akan bertindak sebagai tuan rumah pada pertemuan pertama musim ini dengan City. City yang merupakan juara bertahan harus bisa mencuri poin kemenangan untuk menjaga persaingan di papan atas dengan Arsenal.
Pertandingan antara Liverpool vs Manchester City ini diharapkan menyajikan keseruan, kejeniusan pelatih, dan determinasi tinggi para pemain di lapangan, seperti pada pertemuan mereka musim lalu.
Dua kali pertemuan mereka di musim 2021/22 berakhir dengan skor imbang sama yakni 2-2. Inilah mengapa kedua klub beberapa musim terakhir selalu berlomba menjadi yang terbaik diatas lapangan dalam kancah Liga Primer Inggris.
Baca Juga: Emmanuel Petit, Mbappe itu Annoying Banget, Merasa Lebih Tinggi Dari Klubnya Sendiri
Walaupun pada akhirnya musim lalu skuad Pep Guardiola unggul satu poin atas Liverpool dan mengklaim gelar Liga Primer mereka yang keenam. Tapi musim ini agak sungguh berbeda, melihat posisi mereka di papan klasemen sementara ini.
Ini adalah persaingan keras dan kelas atas yang mulai muncul selama beberapa musim terakhir sejak kebangkitan The Reds di bawah Jurgen Klopp dan sebagai satu-satunya penantang yang serius untuk mesin Pep Guardiola yang 'diminyaki' dengan baik oleh pengusaha asal Timur Tengah.
Tentu saja, Guardiola ingin mengatasi musuh bebuyutan jangka panjangnya tersebut dengan mengambil tiga poin, sesuatu yang berhasil dilakukan City hanya sekali dalam 20 musim terakhir meskipun mereka mendominasi atas Manchester United selama satu dekade terakhir.
Setelah hanya meraih dua kemenangan sepanjang musim ini di kompetisi papan atas Inggris pada musim 2022/23 dan duduk di posisi kesepuluh, terasa amat janggal buat Klopp sendiri dan belum pernah terlihat pada musim-musim sebelumnya.
Baca Juga: Kapolri Tinjau Langsung Pemulangan Bos Judi Online Apin BK di Bandara Soekarno Hatta
Setelah mengakui bahwa Liverpool tidak dalam perburuan gelar hanya dalam delapan pertandingan musim ini, belum terlihat berapa banyak lagi hasil buruk yang akan didapat yang di dapat oleh manajer asal Jerman tersebut. Rasa-rasanya dewan direksi Liverpool akan segera menarik pelatuknya.
Artikel Terkait
Legenda Timnas Prancis, Thierry Henry, Menyarankan Mbappe Agar Dahulukan Kepentingan Tim Dibandingkan Drama
Emmanuel Petit, Mbappe itu Annoying Banget, Merasa Lebih Tinggi Dari Klubnya Sendiri
Bola 'Hand of God' Maradona Pada Piala Dunia 1986 Dijual Seharga 3juta Poundsterling Oleh Wasit Ali bin Nasser