sejarah

Kepulauan Riau Sangat Erat Hubungan dengan Malaysia, Alami 4 Transisi Pemerintahan

Rabu, 9 April 2025 | 10:00 WIB
Komplek Makam Raja Hamidah (Engku Putri) di Pulau Penyengat, Kepulauan Riau./net

Baca Juga: Lis Cek Kehadiran Pegawai Lewat Apel Besama Usai Liburan Nasional dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri

Masa Kolonial Hindia Belanda

Perjalanan yang dilalui ketika masa kolonial sangat berpengaruh dalam sejarah Kepulauan Riau.

Julukan Hawaii Van Lingga yang diberikan kepada pulau Penuba, penggunaan uang tersendiri bagi Kepulauan Riau, dan terbentuknya Karesidenan Riouw menjadi bukti pengaruh kuat para kolonial di Kepulauan Riau.

Pada tahun 1922, Afdeeling Tanjung Pinang membawahi empat onder-afdeeling yang terdiri dari:

- Onder-Afdeeling Tanjungpinang
- Onder-Afdeeling Karimun
- Onder-Afdeeling Lingga
- Onder-Afdeeling Pulau Tujuh yang dibagi ke dalam dua ressort, yakni ressort Kepulauan Anambas dan ressort Kepulauan Natuna.

Baca Juga: Harga dan Stok Sembako Masih Stabil Usai Lebaran, dari Hasil Sidak Disdagin Tanjungpinang di Pasar Bintan Centre

Adapun Afdeeling Indragiri yang terdiri dari Kuantan, Indragirische Bovenlanden dan Indragirische Benedenlanden, yang pada awal mulanya merupakan satu kesatuan dengan Kepulauan Riau.

Pada akhirnya, sesudah tahun 1950-an, dimasukkan ke dalam Riau.

Setelah masa kemerdekaan, Kepulauan Riau bergabung dengan wilayah Kesultanan Siak di daratan Sumatera sehingga membentuk provinsi Riau.

Dahulunya, Kepulauan Riau juga menggunakan mata uang tersendiri bernama Uang Kepulauan Riau (KR).

Namun secara perlahan, penggunaan mata uang ini dihentikan dan digantikan dengan mata uang Rupiah.

Baca Juga: Walikota Tanjungpinang Wajibkan Seluruh Pegawai dan Masyarakat Pakai Tanjak Setiap Hari Jumat

Masa Pemerintahan Riau

Setelah lama bergabung dengan Riau, Kepulauan Riau akhirnya memutuskan untuk memisahkan diri dengan membentuk Badan Perjuangan Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR).

Halaman:

Tags

Terkini

Mengenal Munggahan, Tradisi Menyambut Bulan Suci Ramadan

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:10 WIB