KLIKREAD.COM - Istri sholehah adalah seorang wanita yang penuh keikhlasan dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai istri di rumah.
Maka berbahagialah para wanita yang masih diberi kesempatan untuk melayani suami dan anak-anaknya, sesibuk dan sesulit apapun.
Sesungguhnya, ada banyak kebaikan yang akan didapatkan sebagai imbalan.
Baca Juga: Ingin Bahagia dan Tenang? Jauhi Mencari Kebahagiaan dalam Kemaksiatan
Salah satunya adalah digugurkannya dosa-dosa manakala dia sabar menjalaninya.
Rasulullah saw. bersabda :
“Tidaklah seorang Muslim tertimpa suatu kelelahan, atau penyakit, atau kehawatiran, atau kesedihan, atau gangguan.
Baca Juga: Pahami Bahwa Orangtua Kita Adalah Ladang Pahala Terbesar di Dunia
Bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapuskan dosa-dosa karenanya.” (HR Al-Bukhari, No. 5642 dan Muslim, No. 2573)
Menurut Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin (dalam Syarah Riyadush Shalihin), balasan minimal bagi seorang yang terkena musibah, kesusahan, kesedihan dan sejenisnya.
(Termasuk di dalamnya wanita yang kelelahan dalam menjalankan kewajibannya) adalah Allah akan menghapuskan dosa-dosanya.
Baca Juga: Sebaik-Baiknya Istighfar Namun Juga Harus Disertai dengan Tiga Hal
Apabila dia bersabar dan mengharapkan pahala dari kesusahan tersebut.
Maka dia akan mendapatkan tambahan kebaikan dan pahala. Adapun puncaknya adalah surga dengan segala kenikmatannya.***
Artikel Terkait
Jangan Lupa untuk Selalau Bersyukur akan Nikmat Allah Diberikan pada Kita
Allah akan Memberikan Solusi untuk Segala Cobaan Kita Hadapi
Jangan Hanya Saat Lebaran saja, Berbakti pada Orang Tua Wajib Setiap Saat
Jika Melihat Syaitan Segera Dilawan, Jangan Dihindari
Waktunya Baca Amalan Surat Al Kahfi, Segera Lakukan pada Hari atau Malam Jumat
Mengapa Sholat Menjadi Solusi Utama Menyelesaikan Segala Masalah? Ini Jawabanya
Sebaik-Baiknya Istighfar Namun Juga Harus Disertai dengan Tiga Hal
Ingin Jadi Wanita Surga, Maka harus Kenal Dulu dengan Selebritis Surga
Pahami Bahwa Orangtua Kita Adalah Ladang Pahala Terbesar di Dunia
Ingin Bahagia dan Tenang? Jauhi Mencari Kebahagiaan dalam Kemaksiatan