Kebakaran yang telah berlangsung selama 26 hari tersebut membumiharuskan lebih dari 280 hektare lahan.
"Penanganan di Kerumutan membutuhkan operasi udara dan pemadaman intensif karena karakteristik lahan gambut.
Kami berkolaborasi dengan TNI, Manggala Agni, BPBD, dan Masyarakat Peduli Api (MPA)," kata Herry.
Baca Juga: Saat Dinding Rutan Menjadi Saksi Pertobatan dan Harapan Baru Warga Binaan
Sebagai langkah antipasi dampak kesehatan akibat asap, Polda Riau bersama Dinas Kesehatan dan Pemkab Pelalawan menggelar pemeriksaan kesehatan serentak, pembagian masker, serta pemberian trauma healing bagi warga dan anak-anak di Desa Kerumutan.
Upaya mitigasi jangka panjang seperti pembuatan embung dan sekat kanal juga terus diperkuat di titik-titik rawan gambut.***