Disdagin Tanjungpinang Klarifikasi Status Kontainer PKL Tepi Laut, Tegaskan Sudah Dihibahkan

photo author
Muhammad Kamil, Klik Read
- Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:36 WIB
Foto ​Bantuan kontainer dagang yang disalurkan Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin). (Foto Humas Pemkot Tanjungpinang)
Foto ​Bantuan kontainer dagang yang disalurkan Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin). (Foto Humas Pemkot Tanjungpinang)

KLIKREAD.COM, TANJUNGPINANG - Angin laut senantiasa membawa riak cerita dari kawasan Tepi Laut, Tanjungpinang.

Di balik riuh wacana penataan kota, ada upaya berbenah yang tengah berjalan untuk merangkul para Pedagang Kaki Lima (PKL) agar tetap berdaya tanpa mengabaikan kerapian ruang publik.


​Bantuan kontainer dagang yang disalurkan Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) menjadi salah satu ikhtiar tersebut.

Kepala Disdagin Kota Tanjungpinang, Riany, menyebutkan bahwa bantuan ini dirancang sebagai jembatan bagi para pedagang yang sebelumnya menggantungkan hidup di kawasan Tepi Laut agar memiliki sarana usaha yang lebih bersih dan layak.

Baca Juga: Rotasi Jabatan Polres Lingga, Kasatpolairud dan Kasihumas Resmi Berganti


​"Kontainer ini adalah bentuk dukungan agar saudara-saudara kita para pedagang tetap bisa menggerakkan roda ekonomi keluarga. Prosesnya dilakukan melalui mekanisme hibah resmi sesuai ketentuan," ujar Riany pada Jumat 21 Agustus 2026.


​Skema hibah ini menandai peralihan hak dan tanggung jawab

Begitu dokumen serah terima ditandatangani, kontainer besi itu sepenuhnya menjadi milik penerima manfaat untuk dirawat dan dihidupkan pemfaatannya, bukan lagi barang operasional harian dinas.


​Fleksibilitas juga diberikan agar pedagang tak merasa terikat secara kaku, jika dinamika di lapangan menuntut pergeseran, kontainer tersebut sejatinya dapat ditempatkan di titik lain yang lebih strategis, selama tidak melanggar tata ruang kota.

Baca Juga: Semarak HUT RI ke-81 di SDN 011 Bengkong, Dari Lomba Kelereng Hingga Unjuk Nada untuk Generasi Emas


​Menanggapi sorotan masyarakat mengenai beberapa unit kontainer yang tampak belum terisi, Riany melihatnya sebagai bagian dari proses adaptasi pedagang yang terus dibina, bukan sekadar aset terbengkalai.

Keberhasilan program penataan ini memang tak hanya diukur dari pemandangan visual hari ini, melainkan dari komitmen panjang untuk mendampingi para pelaku usaha lokal.


​Disdagin Tanjungpinang pun membuka pintu transparansi selebar-lebarnya bagi masukan publik.

Harapannya, ruang dialog yang hangat dan objektif bersama media serta warga dapat terus terjaga, demi mewujudkan Tepi Laut yang elok sekaligus ramah bagi pencari nafkah.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muhammad Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Aset Tak Terurus, Mobil Dinas Terancam Jadi Besi Tua

Jumat, 21 Agustus 2026 | 13:13 WIB
X