kepri

Pencurian Fasilitas Umum Makin Marak, Polda Kepri Ajak Seluruh Pemangku Kepentingan Cari Solusi Lindungi Aset Publik

Selasa, 23 Juni 2026 | 17:52 WIB
Polda Kepri mengajak pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan mencari solusi yang lebih efektif untuk melindungi aset publik.

Pesatnya pertumbuhan investasi di Kepulauan Riau, kata Asep, perlu diikuti dengan perlindungan terhadap fasilitas publik dan objek vital.

Arus investasi yang meningkat serta tingginya mobilitas masyarakat menuntut jaminan keamanan agar aktivitas ekonomi tidak terganggu.

"Hari ini pelaku kami tangkap, besok muncul lagi pelaku baru.

Artinya persoalan ini tidak berhenti pada pelaku saja.

Baca Juga: Minat Siswa Lebih Condong ke SMK, Disdik Kepri Siapkan Penambahan dan Perubahan Sekolah

Ada mata rantai yang harus diputus agar kasus serupa tidak terus berulang," ujarnya.

Ketua Pusat Studi Kepolisian UMRAH, Dahlan, mengatakan pencurian dan perusakan fasilitas umum bukan sekadar tindak kriminal biasa.

“Kabel lampu lalu lintas dicuri atau infrastruktur dirusak, dampaknya langsung dirasakan pemerintah dan masyarakat yang bergantung pada fasilitas tersebut,” ujarnya.

Ia menyebut gangguan terhadap fasilitas umum turut menghambat pelayanan publik, aktivitas ekonomi, hingga keselamatan masyarakat.

Baca Juga: Laporan Warga dan Respons Cepat Polisi, Percobaan Pencurian di Ruko Kabil Dapat Diatasi

“Penanganannya membutuhkan kajian objektif melalui pendekatan multidisiplin.

Solusi tidak cukup bertumpu pada proses hukum, tetapi juga harus menyentuh akar persoalan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Tanjungpinang Raja Ariza mengapresiasi penyelenggaraan diskusi tersebut.

Baca Juga: Ibu Angkat Diamankan, Kasus Penganiayaan Anak di Sagulung Ditangani Serius

Ia berharap hasil diskusi dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat perlindungan fasilitas umum, khususnya di Tanjungpinang.***

Halaman:

Tags

Terkini