Karena itu, masyarakat diajak membiasakan mengambil makanan secukupnya dan berbelanja sesuai kebutuhan untuk mengurangi pemborosan pangan.
Selain itu, DPPP tengah menyusun surat edaran yang akan disampaikan kepada Wali Kota Tanjungpinang mengenai pengurangan sampah makanan.
"Nanti edarannya ditujukan untuk hotel, restoran, kantin, SPPG, sekolah hingga masyarakat luas karena berpotensi menghasilkan sampah makanan," tambahnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Bantu Hewan Kurban untuk Hari Raya Idul Adha bagi Masyarakat Kota Batam
Selain mengampanyekan Stop Boros Pangan, DPPP juga membagikan tote bag kepada masyarakat sebagai bentuk edukasi pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.
"Itu salah satu bentuk kampanye kami kepada masyarakat, sekaligus untuk mengurangi penggunaan plastik," tutupnya.***