Menurutnya, hubungan harmonis antarunsur pimpinan daerah merupakan fondasi utama dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.
“Amanah negara menjadikan Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas, sekaligus salah satu lokomotif perekonomian nasional.
Hal itu menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi dan perkembangan investasi.
Karena itu, kondusivitas daerah menjadi kata kunci,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad), Mayjen TNI Eka Wijaya Permana, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam atas dukungan terhadap pembangunan fasilitas Madenpom I/6.
“Saya sangat mengapresiasi Pemerintah Kota Batam atas dukungan dan perhatian yang diberikan.
Semoga fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung pelaksanaan tugas,” katanya.
Ia juga berpesan agar keberadaan Polisi Militer dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Batam.
“Hendaknya keberadaan kita benar-benar dirasakan di tengah masyarakat Kota Batam.
Jadilah bagian yang menghadirkan rasa aman dan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Eka Wijaya Permanajuga turut mengenang masa tugasnya di wilayah Kepulauan Riau, khususnya di Tanjungpinang dan Batam.
Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan daerah tersebut.
Baca Juga: Tutup Turnamen Basket Antar Pelajar, Lis Optimis Tanjungpinang Jadi Gudang Atlet Basket di Kepri