Di sisi lain, efisiensi anggaran pemerintah pusat ikut berdampak terhadap pembiayaan program kesehatan, termasuk HIV, TB, dan malaria.
Pada bagian lain ia juga menjelaskan, berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI per Juni 2025 mencatat dari estimasi total ODHIV di Indonesia, sebanyak 353.694 orang atau 63 persen telah teridentifikasi.
Dari jumlah tersebut, 249.808 orang sudah memulai pengobatan ARV dan 139.958 di antaranya mencapai virus tersupresi.***