Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan Kepulauan Riau sebagai laboratorium inovasi maritim terbaik di Indonesia, dengan semangat sinergi dan kolaborasi demi masa depan daerah yang lebih gemilang.
"Ini menjadi langkah konkret dalam mendorong riset aplikatif dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah" ujarnya.
Baca Juga: KALCERIA Surganya Belanja Thrifting dan Kuliner di Tepi Pantai Batam
Selain itu juga kata dia, wujud nyata dari kolaborasi tersebut sekaligus momentum penguatan peran perguruan tinggi dalam mendorong inovasi.
Wagub Nyanyang juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi erat dengan dunia pendidikan.
“UMRAH memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam merumuskan kebijakan berbasis riset yang sesuai dengan karakteristik wilayah kepulauan,” katanya.
Dikatakan Wagub Nyanyang, bahwa kesiapan daerah menghadapi perkembangan zaman perlu ditopang sumber daya manusia unggul.
Baca Juga: Lokasi di Luar PL Induk, 214 Rumah Puskopkar Belum Bayar UWT 30 Tahun Pertama
Serta juga pengelolaan potensi maritim, seperti mangrove, terumbu karang, hingga budi daya rumput laut dan sumber daya laut lainnya.
“Kita harus mampu membaca arah perkembangan ke depan. Jika tidak dipersiapkan dengan baik, kita bisa tertinggal.
Karena itu, kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan dunia usaha menjadi sangat penting,” katanya.
Ia menambahkan, sinergi antara kebijakan yang tepat dan sumber daya manusia unggul menjadi kunci ketahanan daerah.
Baca Juga: Walikota Batam Gelar Peringatan May Day 2026 Diisi Aksi Bersih Pekerja Peduli Lingkungan
“Melalui Expo ini, kita dorong Kepulauan Riau menjadi laboratorium inovasi maritim terbaik di Indonesia,” ucapnya.
Acara juga dirangkaikan dengan penandatanganan naskah perjanjian kerja sama antara Polda Kepri dan UMRAH dalam penyelenggaraan pendidikan.