Sementara itu, pihak BRIN menyambut baik komitmen tersebut.
Mereka menilai Kebun Raya Batam memiliki posisi yang potensial, terutama karena berada di kawasan Nongsa yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Batam.
Dengan pengembangan yang tepat, kawasan ini diyakini dapat menjadi bagian dari ekosistem pariwisata terintegrasi di Kota Batam.
Baca Juga: Hadirkan Layanan Di Dalam Lapas, Warga Binaan Dapatkan Hak Administrasi Kependudukan
Amsakar menambahkan, pengembangan yang diiringi dengan publikasi secara masif akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kunjungan wisatawan.
“Jika Kebun Raya Batam dapat kita dorong menjadi destinasi unggulan dan dipublikasikan secara luas, tentu akan berdampak langsung pada peningkatan kunjungan wisatawan,” ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, Kebun Raya Batam diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pusat konservasi.
Tetapi juga berkembang menjadi ikon baru pariwisata berbasis ekologi di Kota Batam.***