Investasi dan Wisata Dorong Kemajuan Kepri, BI Harap Inflasi Segera Capai Sasaran Nasional

photo author
Muhammad Kamil, Klik Read
- Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:13 WIB
Pekerja proyek pemotongan baja PT Saipem Indonesia Karimun Yard, Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepri, Rony Widijarto menyampaikan sektor industri masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau. (Diskominfo Kepri.)
Pekerja proyek pemotongan baja PT Saipem Indonesia Karimun Yard, Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepri, Rony Widijarto menyampaikan sektor industri masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau. (Diskominfo Kepri.)

KLIKREAD.COM, Tanjungpinang – Perekonomian Provinsi Kepulauan Riau hingga tahun 2026 tetap menunjukkan arah pertumbuhan yang menggembirakan.

Hal ini disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, Rony Widijarto.

Dalam pertemuan Tingkat Tinggi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Senin 3 Agustus 2026.

“Kami melihat fondasi ekonomi daerah ini masih kokoh, investasi terus tumbuh.

Baca Juga: Belajar dari Surabaya, Firmansyah Minta SOP Tak Sekadar Jadi Dokumen di Lemari

Sektor industri tetap menjadi penyangga utama, dan arus kedatangan wisatawan asing pun semakin meningkat,” ungkapnya.

Meski begitu, satu hal masih perlu menjadi perhatian bersama: angka inflasi.

Meski sudah turun ke angka 4,24 persen, posisinya masih berada sedikit di atas batas sasaran nasional.

Salah satu penyebab utamanya, menurut Rony, adalah tingginya permintaan sejumlah kebutuhan pangan di pasar tradisional, terutama di Batam, yang ikut terdorong oleh ramainya kunjungan wisatawan.

Baca Juga: Suasana Hangat Penuh Semangat, KUA Bengkong Bekali Calon Pengantin Sebelum Menikah

Oleh karena itu, ia berharap kerja sama erat melalui TPID, digabung dengan langkah operasi pasar.

Penguatan hasil tani lokal, dan beragam upaya lain, mampu membawa inflasi Kepri perlahan turun hingga masuk ke dalam jalur sasaran yang diharapkan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nada Salsabila

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X