Sementara itu, pihak BRIN menyambut baik komitmen tersebut.
Mereka menilai Kebun Raya Batam memiliki posisi yang potensial, terutama karena berada di kawasan Nongsa yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Batam.
Dengan pengembangan yang tepat, kawasan ini diyakini dapat menjadi bagian dari ekosistem pariwisata terintegrasi di Kota Batam.
Baca Juga: Hadirkan Layanan Di Dalam Lapas, Warga Binaan Dapatkan Hak Administrasi Kependudukan
Amsakar menambahkan, pengembangan yang diiringi dengan publikasi secara masif akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kunjungan wisatawan.
“Jika Kebun Raya Batam dapat kita dorong menjadi destinasi unggulan dan dipublikasikan secara luas, tentu akan berdampak langsung pada peningkatan kunjungan wisatawan,” ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, Kebun Raya Batam diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pusat konservasi.
Tetapi juga berkembang menjadi ikon baru pariwisata berbasis ekologi di Kota Batam.***
Artikel Terkait
Tak Miliki Izin, Satgas PASTI Hentikan Aktivitas Pinjol Ilegal PT Malahayati Nusantara Raya
Polresta Barelang Musnahkan Ribuan Liquid Dan Narkotika, Selamatkan Hampir 40 Ribu Jiwa
Perkuat Ketahanan Pangan, TP PKK Kepri Serahkan Bantuan Bibit Cabai untuk Masyarakat Kepri Melalui DKP2KH Provinsi Kepri
Pria Tidak Dikenal Ditemukan Gantung Diri Di Pohon, Warga Batu Ampar Geger
Pemprov Kepri Komitmen Dorong Kabupaten dan Kota Kembangkan SDM Melalui Kegiatan MTQH
Jangan Termakan Isu, Kepala Diskominfo Batam Ajak Masyarakat Bijak Sikapi Informasi Diterima Lewat Medsos
Hadirkan Layanan Di Dalam Lapas, Warga Binaan Dapatkan Hak Administrasi Kependudukan
Firmansyah Pastikan Program MBG di Batam Berikan Dampak Nyata, Terukur dan Berkelanjutan bagi Masyarakat
Resmikan SMPN 65 Batam, Sekda Tegaskan Pendidikan Investasi Jangka Panjang Menentukan Kemajuan Daerah
Per Hari Batam Sumbang 1.300 Ton Sampah, Pemko Batam Perkuat Tata Kelola Persampahan