KLIKREAD.COM, Batam - Dalam rangka mengantisipasi fenomena panic buying yang berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat, jajaran Polsek Sekupang dan Polsek Batu Ampar melaksanakan kegiatan monitoring di sejumlah titik keramaian wilayah hukumnya.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif guna memastikan stabilitas ketersediaan bahan kebutuhan masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, Selasa, 31 Maret 2026.
Kegiatan monitoring di wilayah hukum Polsek Sekupang dipimpin oleh Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait, dengan pelaksana Kanit Intelkam Polsek Sekupang Ipda Pebriadi, bersama personel Unit Intelakm.
Baca Juga: Untuk Ramalan Zodiak Cancer Kamis, 2 April 2026: Anda Mengeluarkan Biaya Tak Terduga
Sementara itu, monitoring di wilayah hukum Polsek Batu Ampar berada di bawah tanggung jawab Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah, dengan melibatkan Kanit Intelkam, Panit Opsnal Intelkam, serta personel Unit Intelkam Polsek Batu Ampar.
Adapun lokasi yang menjadi sasaran pemantauan meliputi SPBU, pusat perbelanjaan, bank dan mesin ATM, pangkalan LPG, serta jalur lalu lintas dan titik keramaian lainnya.
Di wilayah Sekupang, monitoring difokuskan pada sejumlah SPBU seperti Sungai Harapan, Tiban III, Tiban Lama Vitka, dan Tanjung Riau, serta pasar basah dan toko grosir.
Sementara di Batu Ampar, pemantauan dilakukan di beberapa SPBU, pusat perbelanjaan Jodoh Center, serta perbankan.
Baca Juga: Untuk Ramalan Zodiak Aries, Kamis, 2 April 2026: Keuangan Sulit di Kelola
Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan di kedua wilayah tersebut, tidak ditemukan adanya indikasi panic buying di masyarakat.
Aktivitas di SPBU, pusat perbelanjaan, maupun layanan perbankan terpantau berjalan normal tanpa adanya lonjakan pembelian yang signifikan.
Selain itu, dari hasil koordinasi di lapangan, diketahui bahwa ketersediaan bahan bakar di SPBU masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Namun demikian, terdapat catatan bahwa untuk jenis bahan bakar tertentu seperti Pertamax Turbo di wilayah Batu Ampar terpantau dalam kondisi stok terbatas, meskipun tidak sampai menimbulkan antrean panjang ataupun kepanikan.
Baca Juga: Pemerintah: Belum Ada Kenaikan Harga BBM per 1 April, Masyarakat Diimbau Tenang