Amsakar juga menyoroti peran strategis Batam sebagai pusat industri galangan kapal nasional.
Dari sekitar 250 galangan kapal yang tersebar di Indonesia, lebih dari 130 di antaranya beroperasi di Batam dan menyerap ribuan tenaga kerja lokal.
Menurutnya, pembangunan satu unit kapal saja mampu menggerakkan roda perekonomian daerah serta membuka peluang kerja yang luas bagi masyarakat.
“Satu kapal ini saja sudah melibatkan banyak tenaga kerja dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan,” ungkapnya.
Baca Juga: Walikota Lis Darmansyah Terima Bantuan CSR PT Angkasa Pura untuk Difabel Tanjungpinang
Ia menilai keberhasilan ini tidak terlepas dari kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku industri, dan masyarakat.
Tentunya kata dia, dalam mendorong pertumbuhan sektor maritim yang berdaya saing.***