kepri

Kapolda Kepri dan Kapolresta Barelang Hadiri Rapat Koordinasi PMI Kepri 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 20:54 WIB
Kapolda Kepri dan Kapolresta Barelang Hadiri Rapat Koordinasi PMI Kepri 2026

Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, dalam sambutannya menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah membentuk Satuan Tugas Penanganan Pekerja Migran Ilegal sebagai amanat negara untuk melindungi PMI.

Ia menyampaikan bahwa praktik pengiriman PMI ilegal masih marak, namun melalui upaya pencegahan yang masif, jajaran Kepolisian berhasil menggagalkan lebih dari 2.000 keberangkatan calon PMI ilegal.

Baca Juga: Dunam Cup 2026 Digelar, SMPN 26 Batam Undang Siswa se-Kota Batam Berkompetisi

Hampir setiap minggu, Polda Kepri juga melakukan penindakan dan pengungkapan tindak pidana perdagangan orang dengan korban berasal dari Batam, wilayah Kepri, maupun luar provinsi.

Lebih lanjut, Kapolda Kepri menyampaikan bahwa Kapolri telah menetapkan Polda Kepulauan Riau sebagai salah satu Polda yang memiliki Direktorat Tindak Pidana Perdagangan Orang sebagai bentuk keseriusan negara dalam melindungi warganya.

Ia menekankan bahwa sebagian besar korban TPPO terjadi akibat kurangnya pemahaman, mudah tergiur iming-iming, serta tidak melalui mekanisme resmi sehingga tidak mendapatkan perlindungan negara.

Baca Juga: Siswi SMA Taruna Nusantara Harap Pendidikan Indonesia Maju di Bawah Prabowo

Dalam sesi rapat koordinasi, Koordinator Batam Polytechnic menyampaikan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap bersaing di tingkat internasional.
Disampaikan pula rencana kerja sama dengan perguruan tinggi dan industri di Tiongkok, Taiwan, serta evaluasi kerja sama luar negeri sebelumnya.

Sementara itu, Romo Chrisanctus Paschalis menekankan pentingnya fokus pada PMI nonprosedural, perbaikan sistem tata kelola penempatan yang mudah dan kredibel, serta penguatan edukasi masyarakat agar tidak menormalisasi praktik bekerja ke luar negeri tanpa dokumen.

Kegiatan Rapat Koordinasi Penempatan PMI Wilayah Kepulauan Riau Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BP3MI Kepulauan Riau ini ditutup oleh MC dan berakhir sekira pukul 12.00 WIB.

Baca Juga: Viral Sopan Kepala Dusun di Lampung Mirip Presiden Prabowo

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif, serta diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan perlindungan dan peningkatan kualitas Pekerja Migran Indonesia asal Kepulauan Riau. ***

Halaman:

Tags

Terkini