Disdagin Kota Tanjungpinang kata dia, akan terus melakukan pemantauan harga secara berkala serta menyampaikan informasi perkembangan harga kepada masyarakat melalui kanal resmi pemerintah.
Sementara Kepala Bidang Stabilisasi Harga dan Pengembangan Ekspor Disdagin Kota Tanjungpinang, Riyanto, bahwa fluktuasi harga yang terjadi masih dalam batas wajar.
Baca Juga: Polda Kepri Terima 4 Mobil Listrik BYD dari PLN Batam
“Berdasarkan pantauan SP2KP tanggal 29 Desember 2025, sebagian besar komoditas mengalami penurunan harga karena pasokan yang cukup.
Kenaikan pada cabai rawit hijau disebabkan keterbatasan stok, namun secara umum kondisi pasar relatif aman,” ucap Riyanto.***