KLIKREAD.COM, Batam - Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kota Batam berkolaborasi dengan Institut Teknologi Batam (ITEBA) menyelenggarakan Workshop bertajuk "Pemasaran Hasil Laut Berbasis Platform Digital", pada Minggu 21 Desember 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Musyawarah Daerah (MUSDA) KNTI Kota Batam 2025 yang dilaksanakan di ITEBA.
Workshop ini dipimpin oleh Ketua Tim Dosen SEBM ITEBA, Dewi Lestari, yang memberikan edukasi praktis mengenai pemanfaatan teknologi bagi para nelayan kecil agar mampu beradaptasi dengan ekonomi digital.
Program pelatihan ini bertujuan untuk mendorong kemandirian nelayan melalui penguasaan teknologi digital dalam memasarkan hasil laut mereka secara mandiri.
Fokus utama pelatihan terletak pada pemanfaatan berbagai platform strategis, mulai dari media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok untuk membangun kesadaran merek, hingga penggunaan marketplace populer seperti Shopee dan Tokopedia sebagai kanal penjualan utama.
Selain itu, para nelayan juga dibekali kemampuan mengoperasikan WhatsApp Business untuk menjalin komunikasi langsung dan profesional dengan pelanggan, sehingga tercipta ekosistem usaha perikanan yang lebih modern dan berdaya saing.
Penekanan materi dalam workshop ini adalah optimalisasi Live TikTok sebagai sarana penjualan langsung.
Platform ini dinilai memiliki keunggulan dalam membangun kepercayaan konsumen, jangkauan yang luas secara gratis, serta interaksi langsung yang memungkinkan penjualan terjadi lebih cepat.
Digitalisasi sebagai Solusi Kesejahteraan
Dalam sesi sosialisasi, tim ITEBA menjelaskan langkah-langkah teknis memulai Live Streaming, mulai dari pembuatan judul yang menarik seperti penggunaan kata "Segar" dan "Langsung dari Nelayan," hingga cara mengelola fitur komisi dan hadiah (gift) di platform tersebut.