KLIKREAD.COM, Kepri - Guna memudahkan investasi, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan, Pemerintah provinsi (Pemprov) Kepri memastikan bahwa investor akan mendapatkan pendampingan langsung sejak tahap awal penanaman modal hingga realisasi.
Pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh, mulai dari asistensi perizinan, pemilihan lokasi, hingga percepatan implementasi proyek.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap investor yang masuk ke Kepri merasakan kepastian usaha, efisiensi proses, dan dukungan penuh dari pemerintah. Kami siap mendampingi dari awal hingga proyek berjalan,” ujar Ansar.
Saat itu Ansar hadir pada Forum Investasi digelar di Singapura, Selasa 18 November 2025 kemarin.
Forum berupa Joint Investment Promotion Event: Investment Opportunities and Business Regulations in the Batam, Bintan, and Karimun (BBK) Free Trade Zone.
Merupakan forum yang menjadi bagian dari kerja sama Working Group Batam, Bintan, dan Karimun (WG BBK) yang diinisiasi Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Singapura.
Dalam upaya untuk memperkuat konektivitas ekonomi dan mendorong investasi berkualitas.
Pada forum tersebut, Gubernur Ansar memaparkan berbagai keunggulan dan jaminan kemudahan berinvestasi di kawasan perdagangan bebas (free trade zone/FTZ) Batam, Bintan, Karimun (BBK).
Acara tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Dubes RI untuk Singapura Suryopratomo, Chairman Singapore Economic Development Board Png Cheong Boo.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ansar juga mengundang para pelaku usaha Singapura untuk memperluas investasinya ke sektor-sektor prioritas yang tengah berkembang pesat.
Yakni seperti manufaktur hijau, energi terbarukan, pusat data dan ekonomi digital, layanan kesehatan serta logistik.