Bahkan kata dia, pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya guna memberantas penyebaran hoax.
Salah satunya melakukan sosialisasi ke semua elemen masyarakat.
“Kita melakukan banyak hal Goes to Campus semua Polsek-polsek dekat ke masyarakat, ke universitas, ke sekolahan-sekolahan (setiap hari Senin, red), ke komunitas Ojek Online.
Dan juga ke kelompok milenial, ke kampung-kampung untuk menyampaikan, untuk membantu kami.
Jangan terlalu percaya, intinya saring sebelum sharing,” ucapnya.
Baca Juga: DPRD Kota Batam Gelar Agenda Penting Hari Ini
Sementara Ketua PWI Batam, Muhammad Khafi Anshary menyambut baik dan siap membantu pihak kepolisian untuk membuat Kota Batam lebih adem, aman serta nyaman.
Dia berharap hubungan antara Polri dan wartawan semakin akrab dan solid dengan begitu keamanan selalu terjaga, masyarakat juga ikut bersatu menuju Indonesia Emas 2045.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolres dan jajaran terjalinnya komunikasi serta silahturahmi kebersamaan ini.
Baca Juga: Serah Terima Jabatan Komandan Lanal Tarempa: Letkol Romi Sitorus Siap Jalankan Tugas
Memang dibuthkan saling bekerjasama guna menangkal berbagai hal yang menimbulkan keresahan atau ketidak kondusifan dalam mewujudkan kamtibmas maupun situasi kondusif di Kota Batam,” jelas pria sapa Jonkavi ini.
Pada kesempatan itu, Kafi juga menegaskan, bahwa ditubuh PWI tidak ada lagi dualisme baik kepengurusan Provinsi Kepri maupun Kota Batam.
Baca Juga: Kolaborasi BP Batam dan IPB: Perkuat Tata Kelola Layanan Perizinan
Karena kepengurusan versi Andi Gino dan Agus Bagjana resmi dilebur ke dalam satu wadah bersama di bawah pimpinan Saibansah Dardani serta Jon Kafi.
Langkah ini dinilainya, merupakan tindak lanjut dari hasil Kongres PWI di Cikarang pada 29-30 Agustus 2025 yang memberikan mandat penuh kepada PWI Pusat.