KLIKREAD.COM, Kepri - Gubernur Kepri Ansar Ahmad melakukan pelepasan ekspor ayam hidup ke Singapura melalui Pelabuhan Sri Payung Batu Enam, Senin 6 Oktober 2025 kemarin.
Ayam yang di ekspor ini sebelumnya telah mendapat sertifikat dan pengawasan Petugas Karantina dari Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kepulauan Riau (Karantina Kepri).
Dilakukan di Satuan Pelayanan Bandara Raja Haji Fisabilillah.
Baca Juga: Polresta Barelang Gelar Ops Gaktiblin dan Binetika, Personel Polsek Bandara Hang Nadim Diperiksa
Sertifikat Kesehatan sendiri diterbitkan petugas Karantina Kepri setelah dipastikan ayam dalam kondisi sehat dan memenuhi persyaratan ekspor.
Sementara diketahui bahwa permintaan ayam ke Singapura semakin meningkat, baik dari jumlah maupun pemesan, merupakan sinyal laris manisnya ayam Bintan di Negeri Singa tersebut.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat melepas ekspor ayam tersebut menyambut baik ekspor PT JC melalui anak perusahaannya PT IA yang melakukan investasi besar di Kepri.
Yaitu di Pulau Bintan di bidang peternakan.
“Sebelum ini, kebutuhan ayam dan telur di Kepri masih bergantung dari daerah luar, namun masuknya PT IA di Bintan merupakan angin segar bagi Kepri.
Apalagi bisa sampai ekspor, namun memang kami minta untuk memprioritaskan pasar utama lokal dan komitmen mereka,” ungkap Ansar.
Baca Juga: PN Batam Memanas, Paul Lin Berteriak Tolak Kriminalisasi Wartawan
Tidak bisa dipungkiri, keberhasilan ekspor ayam ke Singapura merupakan kerja keras seluruh pihak, sehingga Kepri mampu memenuhi standar kebutuhan ayam di Singapura.
Pemerintah Daerah, Instansi vertikal, investor dan masyarakat yang saling mendukung merupakan hal penting dalam keberhasilan ekspor dan penyediaan pangan yang cukup, sehat dan aman.***