“Ini hanya masalah nila setitik rusak susu sebelanga.
Jika ada satu SPPG yang bermasalah, jangan sampai dianggap sebagai representasi keseluruhan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Amsakar mengajak seluruh peserta Bimtek untuk meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan gizi.
Karena aspek substansi tidak dapat dikalahkan oleh kepentingan bisnis semata.
“Jangan sampai berorientasi bisnis mengabaikan hal yang substansial,” katanya.
Seraya berharap para petugas yang mengikuti Bimtek ini dapat menerapkan ilmu yang didapat dengan penuh tanggung jawab.
Baca Juga: Dinkes Kepri akan Tambah 5000 TCM dan Perkuat Kapasitas Kader Guna Percepatan Penuntasan TBC
Dengan demikian, program yang digagas pemerintah pusat benar-benar dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.***