Termasuk di pulau-pulau terjauh,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten I Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, T.S. Arif Fadillah, mewakili Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad.
Baca Juga: Warga Ucapkan Terima Kasih, TMMD Bangun Jalan Sepanjang 1.591 Meter di Kaveling Sambau IV
Ia menyampaikan, bahwa teknologi informasi dan komunikasi hari ini merupakan bagian tak terpisahkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pengelolaan perpustakaan.
“Kita berada di wilayah perbatasan dan terdiri dari 97 persen laut.
Karena itu, akses literasi digital bagi masyarakat di pulau-pulau merupakan bagian dari prioritas pembangunan Gubernur.
Baca Juga: Walikota Batam Apresiasi Bakti TMMD Bangun Jalan Sepanjang 1.591 Meter di Kaveling Sambau IV
Hal ini agar anak-anak di wilayah perbatasan tetap mendapatkan pengetahuan yang sama,” ungkapnya.
Konferensi ini secara resmi dibuka oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI, Prof. E. Aminudin Aziz.
Dalam arahannya ia menegaskan bahwa perpustakaan digital bukan sekadar proses digitalisasi bahan pustaka.
Baca Juga: Artis Ibu Kota Charly Van Houten dan Tri Suaka Bakal Hibur di Pesta Rakyat
Tetapi sebuah perubahan paradigma layanan secara menyeluruh.
Di mana seluruh informasi tersedia dalam format digital dan dapat diakses tanpa harus datang langsung ke perpustakaan.***