Menurutnya, turnamen seperti ini bukan sekedar perlombaan, tetapi juga menjadi wadah pelatihan minat dan bakat warga.
Selain itu, Amsakar menyoroti pentingnya menjaga tradisi permainan domino yang telah lama menjadi bagian dari interaksi sosial masyarakat.
Baca Juga: 50 Anggota Karang Taruna Batam Bakal Gelar Kegiatan Jelajah Batas Negeri
Baginya, kegiatan ini menjadi contoh bagaimana tradisi lokal dapat terus dilestarikan melalui kemasan acara yang menarik dan inklusif.
“Selamat berlomba, Sportivitas dan persaudaraan harus selalu menjadi jiwa dari setiap kompetisi,” ucap Amsakar.***