“Saya sudah bertemu dengan beberapa pimpinan perusahaan di Bintan.
Tinggal pembahasan teknis pembagian tenaga kerja, yaitu 40 persen dari Tanjungpinang dan 60 persen dari Bintan,” jelasnya.
Lis berharap, melalui forum ini, berbagai persoalan di masyarakat dapat teridentifikasi lebih awal dan diselesaikan secara kolaboratif antarinstansi.
“Kita ingin membangun sistem yang bisa dipantau, terkendali, dan efektif.
Baca Juga: Gagahi Anak 14 Tahun Puluhan Kali, Pak RT di Kecamatan Mantang Diamankan Polisi
Membangun Tanjungpinang butuh dukungan semua pihak.
Lima tahun bukan waktu yang panjang, kita harus pastikan ada perubahan nyata,” tuturnya.***