KLIKREAD.COM, Riau - Potensi Sumber Daya Alam (SDA) Dimiliki Riau harus berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Namun yang terjadi justru berbanding terbalik.
Misalnya kasus Kabupaten Rokan Hulu dengan luasan sawit terbesar, tetapi tingkat kemiskinannya juga tinggi.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Simpang Golden City Batam, Seorang Pelajar SMPN 4 Tewas
Demikian dikatakan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Riau, Dr. Ahmad Rifai SP, MP, saat menjadi narasumber pada Seminar Nasional dan Kongres IKA UNRI ke VI.
Seminar bertajuk "Pemanfaatan Sumber Daya Alam Riau Yang Berkelanjutan Menuju Riau Yang Gemilang" digelar pada Jumat, 27 Juni 2025.
Kegiatan ini menghadirkan Menteri Pertanian Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, MP, Sekretaris Jendral Kementerian Kehutanan Dr. Ir. Mahfudz, MP.
Baca Juga: JMSI Kepri Lakukan Silaturahmi dengan Kalapas Barelang, Pererat Hubungan dan Sinergi
Dan juga serta sejumlah tokoh yang berasal dari Alumni UNRI baik yang bekerja di sektor usaha, akademisi, tokoh masyarakat.
Kegiatan seminar sendiri bertujuan mendorong sinergi dalam mengembangkan potensi Pertanian Riau secara berkelanjutan.
Menurut Dekan Fakultas Pertanian Universitas Riau, masyarakat adalah subjek dalam pengelolaan dan optimalisasi lahan lahan pertanian berkelanjutan.
Pentingnya pendekatan riset dalam pengembangan varietas unggul kelapa, padi gogo serta kelapa sawit serta karet.
Baca Juga: Implementasikan 15 Program Prioritas, Pemko Batam Adakan Bimtek Berbasis Kompetensi pada Calon Naker
Optimalisasi lahan yang jumlahnya terbatas harus memperhatikan aspek sosial, ekologi dan ekonomi sehingga komoditas unggulan dimodernisasi dari sisi hulu dan hilirnya.