“Ke depan, secara bertahap kita akan gunakan lampu jalan dengan solar cell.
Semalam saya sudah mengunjungi salah satu pabrik di Batam yang memproduksi lampu tenaga surya,” tambahnya.
Menariknya, pemilik pabrik tersebut merupakan alumni SMK dari Tanjungpinang.
Hal ini, menurut Lis, menjadi peluang kolaborasi dan pemberdayaan sumber daya lokal.
“Kita harapkan anak-anak SMK di Tanjungpinang bisa magang di sana.
Kalau hasilnya bagus, mereka bisa langsung diserap menjadi tenaga kerja,” tuturnya.
Melalui langkah ini, Pemko Tanjungpinang tidak hanya berupaya meningkatkan kualitas penerangan kota.
Tetapi juga membuka peluang kerja bagi generasi muda daerah.***