Bahkan kata Efri, usai Program Pengayaan siswa-siswi kelas 9 juga diberikan Pre Test untuk melihat sejauh mana keberhasilan dalam memahami materi pelajaran.
Pada bagianlain Efri juga menjelaskan terkait penerapan Kurikulum Merdeka di SMPN 17 Batam, di klaimnya telah berjalan dengan baik.
Meski sejauh ini diakuinya kurang diberi pelatihan.
Namun guru di SMPN 17 Batam banyak belajar berupa tutor sebaya lewat rombel Sprintas Sejati.
Baca Juga: Kota Tanjungpinang Jadi Daerah Tercepat Pembentukan Koperasi Merah Putih
"Rombel ini hampir sama dengan MGMP, guru saling tukar pikiran dalam membahas Kurikulum Merdeka.
Sehingga guru dapat mengimplementasi dengan baik kepada siswa di dalam kelas," jelasnya.
Intinya kata Efri, Kepala Sekolah bersama guru di SMPN 17 Batam saat ini sedang giat-giatnya mempola program peningkatan prestasi akademik.
Karena untuk prestasi non akademik, sejauh ini siswa-siswi di SMPN 17 Batam telah mampu bersaing dengan sekolah lain.
Baca Juga: Jemaah Haji Tanjungpinang Tiba 13 Juni, Keluarga Bisa Langsung Jemput di Pelabuhan Internasional SBP
Tak sedikit siswa-siswi SMPN 17 Batam banyak mengukir prestasi baik skala regional maupun nasional.
"Prestasi non akademik sudah banyak diraih siswa-siswi SMPN 17 Batam ini, seperti Pantomin, Voli, Pramuka, Takraw, Silat, Kasti, Tari Kreasi dan lainnya.
Bahkan ada siswa kita terpilih Gala Liga Sekolah (GLS) hingga tingkat nasional," jelasnya.***