Disamping itu FGD difokuskan penataan dan penyelenggaraan pengelolaan perpakiran pada masa akan datang.
FGD ini menjadi wadah yang strategis untuk berbagi gagasan, data, dan pengalaman guna merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan transportasi, lalu lintas, dan perparkiran.
“Kota Batam merupakan kota yang berkembang pesat, dengan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi dari waktu ke waktu.
Baca Juga: DPP Kota Tanjungpinang Serahkan Bantuan Kementan Berupa Alat dan Mesin bagi 4 Kelompok Tani
Saya berharap forum ini dapat berjalan secara interaktif dan produktif, dengan menghasilkan rekomendasi yang konstruktif demi mendukung terwujudnya sistem 3 transportasi.
Dan perparkiran yang lebih baik di Kota Batam,” tutupnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim menyampaikan bahwa tatanan transformasi lokal sudah disusun.
Tatanan transportasi ini akan menjadi pedoman dalam mengembangkan transportasi secara terintegrasi.
Melalui FGD ini akan dipaparkan hasil potensi parkir berdasarkan data yang ada.***