Yakni meliputi keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.
Langkah-langkah tersebut diimplementasikan melalui operasi pasar murah, penguatan kerja sama antar daerah, peningkatan produktivitas pangan, optimalisasi peran BUMD sebagai offtaker.
Serta penguatan koordinasi lintas sektor agar stabilitas harga dan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi dan distribusi pangan.
Melalui rakor TPID ini, Pemko Tanjungpinang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi.
Serta melindungi daya beli masyarakat melalui sinergi dan koordinasi lintas sektor yang berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Polda Kepri Gerebek Judi Online di Batam dan Amakan Puluhan WNA
Tenaga Kerja Lokal Skala Prioritas, Amsakar Tegaskan Investasi Rempang Eco-City Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Tahun 2026, Pemko Batam Targetkan Pendapatan PBJT Sektor Tenaga Listrik Rp437,4 Miliar
Hadir di Sosialisasi KKI dan E-Katalog, Pemko Batam Percepat Transformasi Digital Keuangan Daerah
Tingkatkan PAD, Pemko Tanjungpinang Lakukan Perkuat Digitalisasi Pajak dan Retribusi Daerah
Dukung Peningkatan Kualitas Layanan Pendidikan Daerah, Mendikdasmen Serahkan Bantuan Revitalisasi Sekolah di Batam
PLUT Goes to Pesisir, Walikota Batam Pastikan Pelaku UMKM Pesisir Dapat Layanan Sama Pengembangan Usaha
Gubernur Kepri Tegaskan Komitmen Dukung Keberlangsungan Investasi Migas di Wilayah Kepri
Revitalisasi SMK/SMA di Batam, Gubernur Kepri Komitmen Dorong Generasi Ikuti Berbagai Pelatihan dan Sertifikasi
Pertahankan Tingkat Produksi, Medco E&P Natuna Ltd Komitmen Siap Lakukan Pengeboran Sumur Eksploitasi di Natuna