Diawali dari arahan Wali Kota yang ditindaklanjuti melalui rapat koordinasi lintas OPD, kemudian pembentukan tim kerja serta proses kurasi terhadap calon produk unggulan.
Baca Juga: Batam Percepat Transformasi Digitalisasi dan Perluas Penggunaan QRIS Lewat Transaksi Keuangan Daerah
Selanjutnya akan dilaksanakan temu pelaku UMKM bersama Wali Kota Tanjungpinang yang dijadwalkan pada Rabu, 22 April 2026 mendatang.
Hal ini, sebagai bagian dari upaya menyerap masukan langsung dari pelaku usaha.
Kegiatan ini akan dilanjutkan dengan proses verifikasi dan audisi pelaku usaha, hingga monitoring dan evaluasi terhadap produk yang diusulkan.
Setelah seluruh tahapan dilalui, penetapan Produk Unggulan Daerah akan dituangkan dalam Surat Keputusan Wali Kota Tanjungpinang, sebelum memasuki tahap pematangan dan promosi.
Sebagai puncak kegiatan, launching Produk Unggulan Daerah direncanakan pada 17 Agustus 2026 mendatang.
Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PUD) ini juga merupakan bagian dari target yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tanjungpinang.
Sekaligus menjadi implementasi dari visi dan misi Wali Kota Tanjungpinang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi lokal.
Melalui penguatan sektor produk unggulan, Pemerintah Kota Tanjungpinang berupaya meningkatkan daya saing daerah, memperluas peluang usaha, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Dalam pemaparannya juga disampaikan bahwa Kota Tanjungpinang telah memiliki sejumlah produk unggulan daerah berdasarkan penetapan sebelumnya.
Diantaranya otak-otak dan otak-otak tulang presto, dendeng sotong dan ikan, kerupuk gonggong, kerajinan kerang-kerangan, tanjak dan songkok, kue-kue tradisional, serta makanan ringan.
Selain itu, terdapat pula berbagai potensi produk unggulan yang akan dikembangkan, seperti aneka sambal, lakse frozen, otak-otak frozen, pembuatan jilbab, pengolahan kulit ikan pari menjadi produk bernilai tambah seperti dompet dan tali pinggang.
Hingga pengembangan film animasi pahlawan sejarah Melayu sebagai bagian dari sektor ekonomi kreatif.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kecamatan dan pejabat di lingkungan Bappelitbang.
Artikel Terkait
Bripda Natanael Ditemukan Tewas di Asrama Polda Kepri dengan Kondisi Tidak Wajar
Bripda AS Jadi Tersangka, Terkait Polisi Tewas di Asrama Polda Kepri
Momentum HBP ke-62, Kepala Rutan Kelas IIA Batam Ajak Wujudkan Pembinaan Produktif Warga Binaan
Polresta Barelang Respons Cepat Aduan Layanan Darurat 110 Keributan di Sagulung Berhasil Diredam Secara Humanis
Peduli Warga Terdampak Krisis Air Bersih, Polsek Batuampar Kawal Distribusi Hingga Malam Hari
Silaturahmi Antar Daerah, DPRD Serang Studi Banding ke DPRD Batam Bahas LKPj
Bangun Generasi Unggul, Pemko Batam Bekali Ratusan Guru PAUD Kompetensi Baru
Batam Percepat Transformasi Digitalisasi dan Perluas Penggunaan QRIS Lewat Transaksi Keuangan Daerah
Naik Rp100 Ribu, Pemko Batam Serahkan Bansos Lansia dan Insentif Posyandu
Diikuti 67 Tim, Kejuaraan Bola Voli Piala Walikota dan Ketua TP-PKK Batam 2026 Resmi Digelar