BPBD Tanjungpinang Atasi Kesulitan Warga, 611,9 Ton Air Bersih Didistribusikan

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Kamis, 5 Maret 2026 | 16:50 WIB
Petugas BPBD Tanjungpinang saat mendistribusikan air bersih kepada warga yang membutuhkan.(Foto: Diskominfo Tanjungpinang)
Petugas BPBD Tanjungpinang saat mendistribusikan air bersih kepada warga yang membutuhkan.(Foto: Diskominfo Tanjungpinang)

KLIKREAD.COM, Tanjungpinang - Sepanjang Februari hingga awal Maret 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang telah mendistribusikan 611,9 ton air bersih untuk masyarakat kebutuhan sehari-hari.

Menurut Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Tanjungpinang, Yeni Wilda, bantuan tersebut telah didistribusikan dalam 114 kali pengiriman hingga awal Maret 2026.

“Air bersih disalurkan secara bertahap berdasarkan laporan RT dan RW, diteruskan ke kelurahan, baru diajukan ke BPBD,” jelas Yeni, Kamis 5 Maret 2026.

Baca Juga: Pemko Batam Salurkan Bantuan Infrastruktur Air Bersih bagi Warga Terdampak Bencana Banjir di Provinsi Aceh

Hampir 18 kelurahan mengajukan permintaan suplai air bersih. Kelurahan yang paling sering mengalami kekurangan air antara lain Batu 9, Kampung Bugis, dan Pinang Kencana.

“Untuk distribusi, BPBD mengerahkan satu lori tangki berkapasitas 5 ton, kendaraan Hilux 2 ton, dan mobil L300 1 ton dengan tandon tambahan,” ujarnya.

Selain armada BPBD, pendistribusian juga dibantu Dinas Sosial Kota Tanjungpinang dan BPBD Provinsi Kepulauan Riau, dengan tambahan kapasitas 15 ton air. Awalnya, BPBD memanfaatkan sumur bor dan pasokan dari wilayah Tanjung Moco.

Baca Juga: Komisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU Lanjutan, Bahas Permasalahan Lahan Perumahan Marchelia Tahap II

Berkat koordinasi Wali Kota Lis Darmansyah dengan PDAM, kini air juga diambil dari Sungai Pulai.

“Alhamdulillah, berkat koordinasi wali kota akhirnya kita diizinkan untuk mengambil air di Sungai Pulai,” tambah Yeni.

Meski beberapa hari terakhir turun hujan, permintaan air dari masyarakat masih ada.

Baca Juga: Gelar RDPU, Komisi I DPRD Kita Batam Bahas Legalitas Rumah dan Fasum-Fasos Perumahan Pondok Pratiwi II

BPBD bersama kelurahan menunda sementara pengajuan distribusi di wilayah yang mulai membaik.

“Permintaan masih ada, tapi sudah mulai berkurang,” tutup Yeni.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X