Terima Surat Peringatan BMKG, Kepala BPBD Tanjungpinang Imbau Warga Pesisir Tetap Waspada Banjir Rob

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Sabtu, 6 Desember 2025 | 20:20 WIB
Petugas dan BPBD Tanjungpinang melakukan sosialisasi kepada warga pesisir waspada terhadap banjir rob. (Foto: Diskominfo Tanjungpinang)
Petugas dan BPBD Tanjungpinang melakukan sosialisasi kepada warga pesisir waspada terhadap banjir rob. (Foto: Diskominfo Tanjungpinang)

KLIKREAD.COM, Tanjungpinang - Kepala Pelaksana BPBD Kota Tanjungpinang, M. Yamin, mengimbau warga pesisir untuk tetap waspada menyusul banjir rob yang kembali melanda sejumlah wilayah akibat pasang air laut.

Imbauan Yamin ini terkait surat peringatan dini BMKG, bahwa pasang laut diperkirakan meningkat signifikan hingga 13 Desember 2025.

Hal ini juga oleh BPBD telah disosialisasikan dan mengambil berbagai langkah antisipatif kepada warga pesisir untuk meminimalkan risiko dan dampak banjir rob.

Baca Juga: Lomba Memasak Diharapkan Tingkatkan Kesadaran Masyarakat akan Pentingnya Makanan Sehat Sebagai Fondasi Tumbuh Kembang Keluarga

"Masyarakat diimbau tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan saluran air, memperkokoh tiang dan dinding rumah.

Serta mematikan listrik jika air mulai masuk ke rumah," ujar Yamin, Sabtu 6 Desember 2025.

Warga juga disarankan menyiapkan persediaan makanan, tidak membiarkan anak-anak bermain di air pasang, berhati-hati terhadap hewan berbisa, serta selalu memantau informasi cuaca.

“Jika diperlukan, lakukan evakuasi mandiri atau minta bantuan RT/RW, lurah, atau BPBD ke tempat yang lebih aman,” kata Yamin.

Baca Juga: Momentum HUT PGRI dan HGN, Walikota Tanjungpinang Ajak Kepsek Bersinergi Majukan Pendidikan

Dengan langkah antisipatif ini, ia berharap masyarakat dapat mengurangi risiko dan dampak banjir rob yang melanda wilayah pesisir Tanjungpinang.

Sejumlah wilayah terdampak antara lain Kelurahan Senggarang, Kampung Bugis, Kampung Bulang, Tanjungpinang Kota, Sei Jang, dan Tanjung Ayun Sakti.

Tinggi permukaan air berkisar antara 5 hingga 20 cm, setara dengan di atas mata kaki orang dewasa.

Baca Juga: Potensi Kerawanan Serupa, Sekda Kota Batam Tekankan Seluruh Kecamatan di Batam Sebaiknya Ditetapkan KKP

Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Robbi, menjelaskan fenomena ini terjadi karena fase Perigee, yaitu jarak terdekat bulan ke bumi, yang bertepatan dengan Bulan Purnama pada 4 Desember 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X