KLIKREAD.COM, Batam - Ratusan pelajar SMA dan SMK antusias mengikuti sosialisasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang digelar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kepri di SMKN 7 Batam, pada Kamis, 23 Oktober 2025.
Pada kegiatan ini, JMSI Kepri menggandeng Imigrasi Batam,Polda Kepri dan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepri dalam pelaksanaanya.
Arianda Barnas dari Imigrasi Batam menjelaskan bahwa TPPO merupakan bentuk kejahatan yang bertujuan untuk eksploitasi perdagangan manusia lintas negara.
Baca Juga: Raisa Layangkan Gugat Cerai Hamish Daud ke Pengadilan Agama Jaksel
Ia menyebut, Imigrasi Batam berperan aktif dalam mencegah TPPO dengan melakukan pemeriksaan ketat terhadap pemohon paspor, terutama yang terindikasi berisiko menjadi korban TPPO.
"Kami dapat menunda atau menolak permohonan paspor jika diduga untuk tujuan non prosedural seperti pekerja ilegal dan lainnya," ujar Arianda Barnas di hadapan ratusan siswa yang hadir.
Ipda Lora Septiandari, PS Panit I Unit 3 Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri, memaparkan tentang penegakan hukum terkait TPPO dan PMI Nonprosedural.
Baca Juga: Inilah Akibatnya Efek Motor 2-Tak Jika Kebanyakan Oli Samping, Bisa Berakibat Buruk
Ia menekankan pentingnya kesadaran pelajar akan bahaya TPPO dan bagaimana cara melindungi diri dari kejahatan tersebut.
"Hati-hati terhadap tawaran kerja yang terlalu mudah atau menjanjikan gaji tinggi. Jika ada indikasi seperti itu, waspadalah, apalagi tujuan kerjanya ke Kamboja, bakal hilang organ tubuh kalian," katanya menjelaskan.
Sementara itu BP3MI Kepri ,Wahyu, menyebutkan bahwa pihaknya berperan penting dalam memberikan perlindungan, memfasilitasi kepulangan korban, serta meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait untuk memberantas kasus TPPO.
Baca Juga: Mendukbangga Kunker ke Kota Tanjungpinang Lakukan Sejumlah Agenda
"Penempatan PMI secara legal dan sesuai prosedur sangat penting sebagai langkah utama untuk mencegah TPPO," pungkasnya. ***
Artikel Terkait
Bejat! Guru Privat di Tanjungpinang Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur Berulang-kali
Bentengi Pelajar dari Bahaya TTPO, JMSI Kepri Bersama Polda Kepri dan Imigrasi Gelar Sosialisasi dan Penyuluhan
JMSI Kepri Ajak Pelajar Batam Jadi Garda Terdepan Cegahan TPPO
Tingkatkan Kesadaran Generasi Muda, Imigrasi Batam Gelar Sosialisasi dan Penyuluhan Pencegahan TPPO kepada Ratusan Pelajar di Batam
Walikota Amsakar Terpilih Jadi Narasumber Rakor Harmonisasi Kewenangan Pusat dan Daerah Digelar Kemenko Polkam di Batam
RT dan RW Memiliki Peran Strategis Perkuat Komunikasi Antara Pemerintah dan Warga
Pemko Tanjungpinang akan Ubah Fungsi Lapangan Pamedan A Yani Menjadi Taman Lansia dan Anak
Mendukbangga Kunker ke Kota Tanjungpinang Lakukan Sejumlah Agenda
Raja Ariza Berharap Film Cyberbullying Dijadikan Inspirasi Memerangi Rerundungan di Sekolah
Film Cyberbullying Perdana Diputar di Tanjungpinang Dijadikan Pembelajaran Perangi Perundungan di Sekolah