Banjir ini kemungkinan karena saluran pembuangan air tidak mampu menampung debit air hujan.
Sehingga terjadi genangan.
“Susah kalau sudah hujan deras, pasti banjir.
Hampir tiap kali begitu,” kata Rama lagi.
Tak hanya pengguna jalan, pelaku usaha mikro juga turut merasakan dampak banjir.
Terutama di kawasan Botania 1, Batu Aji,Tiban, karena aktivitas berjualan terganggu.
Bahkan sebagian pedagang sempat khawatir barang dagangan mereka terbawa arus.
Warga berharap kepada Pemerintah Kota Batam segera turun tangan dan mencari solusi untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap berulang.
Meskipun genangan air di sejumlah titik cepat surut, namun kekhawatiran warga masih diselimuti rasa khawatir ketika hujan kembali mengguyur Kota Batam.***
Artikel Terkait
Amsakar-Li Claudia Matangkan RPJMD 2025-2029, Fokus dan SDM Unggul
Zoom Meeting Rakor Pengendalian Inflasi bersama Mendagri, April Inflasi Kota Batam Terendah se-Sumatera
Bupati Bintan Terima Laporan Akhir KPU dan Bawaslu Terkait Penggunaan Dana Hibah Pilkada Serentak 2024
Realisasikan Program Prioritas, Walikota Batam Serahkan Bantuan 153 Lansia di Belakangpadang
Perkuat Karakter dan Persaudaraan, Walikota Batam Ajak Pelajar Nonton Bareng Film JUMBO
Amsakar Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Perkuat Kebersamaan dalam Membangun Batam
Pemko Batam Targetkan Raih Penghargaan Program KKS Tingkat Wiwerda Nasional
Pemko Batam Dorong Masyarakat Perkuat Ketahanan Pangan Manfaatkan Pekarangan Jadi Lahan Produktif
Wakil Kepala BP Batam Tegaskan Pengembang Abaikan Drainase Terancam Kehilangan Izin Lahan
Kepala BP Batam Pastikan Penertiban Lahan di Tanjung Banon Telah Ikuti Prosedur Berlaku