Kejari dan Pemko Tanjungpinang Bersinergi Perkuat Pengawasan Investasi untuk Kemudahan Berusaha

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Rabu, 30 April 2025 | 15:15 WIB
Kejari Tanjungpinang menerima cindramata dari Wakil Walikota Tanjungpinang Raja Ariza pada kegiatan Sosialisasi Pengawasan Investasi. (Foto: Diskominfo Tanjungpinang)
Kejari Tanjungpinang menerima cindramata dari Wakil Walikota Tanjungpinang Raja Ariza pada kegiatan Sosialisasi Pengawasan Investasi. (Foto: Diskominfo Tanjungpinang)

Baca Juga: Wameninves RI Perkuat Komunikasi Lakukan Langkah Strategi Optimalisasi Investasi di Kota Batam

Atik berharap pengawasan berbasis prinsip good governance akan membantu Tanjungpinang tumbuh menjadi kota yang maju, bersih, dan berdaya saing.

Sementara itu, Wakil Walikota Tanjungpinang, Raja Ariza, menyampaikan komitmen pemerintah kota untuk mempercepat proses perizinan dan mendorong kemudahan berusaha.

Salah satunya melalui penerapan Sistem Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (OSS-RBA).

OSS-RBA mengacu pada ketentuan nasional, di mana tingkat risiko usaha menjadi dasar penerbitan izin.

Baca Juga: Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional​, Bhabinkamtibmas Batu Selicin Ubah Lahan Tidur Jadi Kebun Produktif

Sistem ini menyederhanakan, mempercepat, dan meningkatkan transparansi dalam proses perizinan.

Usaha dengan risiko rendah dan menengah-rendah cukup memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB).

Sementara usaha berisiko menengah-tinggi dan tinggi mendapatkan pendampingan lebih lanjut dari pemerintah.

Selain itu, Pemko Tanjungpinang juga telah mengembangkan Mal Pelayanan Publik (MPP), yang menyatukan layanan perizinan.

Baca Juga: Walikota Batam Sampaikan Tiga Rumusan Raih Sukses Kuliah kepada 9 Mahasiswa Batam Berkuliah di Pekanbaru

Dan non-perizinan dari berbagai instansi dalam satu tempat.

“Dengan OSS-RBA dan MPP, kami berupaya mengatasi hambatan-hambatan yang mengganggu kelancaran proses investasi,” ujar Raja Ariza.

Ia juga mengajak seluruh jajaran Pemko, instansi vertikal, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menjaga iklim investasi yang sehat di Tanjungpinang.

Sinergi lintas sektor, menurutnya, sangat penting untuk memperkuat efektivitas pengawasan, mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X