KLIKREAD.COM - Mendekati pelaksanaan UTBK SNBT 2023 Mei mendatang, calon mahasiswa baru PTN yang memilih jalur penerimaan tes tertulis harus mempersiapkan diri dengan berlatih soal.
Salah satu persiapannya adalah berlatih soal Tes Penalaran Umum yang akan diujikan oleh Panitia SNPMB pada UTBK SNBT 2023.
Latihan berbagai macam contoh latihan soal Tes Penalaran Umum adalah hal paling rasional dilakukan oleh calon mahasiswa baru PTN untuk bisa lulus melalui jalur penerimaan UTBK SNBT 2023. Untuk itu pada artikel kali ini, klikread.com akan memberikan beberapa contoh soal latihan Tes Penalaran Umum UTBK SNBT 2023.
Tes Penalaran Umum sendiri adalah subtes yang menjadi bagian dari materi TPS (Tes Potensi Skolastik) pada UTBK SNBT 2023.
Sedangkan tujuan Panitia SNPMB mengujikan Tes Penalaran Umum adalah untuk menguji kemampuan setiap calon mahasiswa baru PTN dalam memecahkan masalah baru yang belum pernah dihadapi sebelumnya, serta kemampuan bernalar secara abstrak.
Baca Juga: LINK DOWNLOAD SOAL TPS UTBK SNBT 2023! Gratis Ambil di Sini
Subtes Penalaran Umum sendiri terdiri dari tiga komponen yaitu Penalaran Deduktif, Penalaran Induktif, dan Penalaran Kuantitatif. Total soal yang akan diujikan sebanyak 30 soal dengan waktu pengerjaan selama 30 menit saja.
Berikut ini mari kita simak bersama latihan soal Tes Penalaran Umum untuk persiapan menghadapi UTBK SNBT 2023 Mei mendatang lengkap dengan pembahasan, yuk mari kita simak bersama.
Baca Juga: Para Ambis PTN Simak Nih Prediksi Soal Materi TPS UTBK SNBT 2023
Soal nomor 1
Mobil listrik berbasis baterai mulai meramaikan pasar otomotif dalam negeri. Namun, Indonesia masih memiliki sejumlah hambatan untuk menjadi pasar mobil listrik, khususnya karena kurangnya infrastruktur penunjang. Sepanjang 2020, menurut catatan GAIKINDO, hanya 125 unit mobil listrik yang berhasil laku di pasar dalam negeri dengan hampir 65% di antaranya berjenis Hyundai IONIQ electric.
Berdasarkan bacaan tersebut, manakah simpulan berikut yang benar ?
A. Hambatan penjualan mobil listrik di Indonesia adalah hanya 125 unit mobil listrik yang berhasil laku di pasar alam negeri.
B. Penjualan mobil listrik di pasar dalam negeri tidak dipengaruhi baik buruknya infrastruktur penunjang.
C. Infrastruktur penunjang yang sudah baik menurunkan penjualan mobil listrik.
D. Infrastruktur penunjang kurang baik jika penjualan mobil listrik naik.
E. Penjualan mobil listrik di Indonesia terhambat jika infrastruktur penunjang kurang.