pendidikan

Contoh Soal dan Pembahasan Soal Sejarah Untuk Menghadapi Ujian Mandiri PTN 2023, Yuk Simak Disini

Rabu, 26 Oktober 2022 | 22:51 WIB
Contoh soal sejarah dan pembahasannya untuk persiapan menghadapi Ujian Mandiri PTN 2023 (pexels)

SIMAK UI 2012/SEJ/821/1

Secara ideologis, Glasnost yang terjadi di Uni Soviet dalam kurun 1990-an mencerminkan ...
A) Melemahnya Marxisme
B) Runtuhnya negara federasi Uni Soviet
C) Munculnya negara merdeka eks-Uni Soviet
D) Pertanda keterbukaan rezim tiranik
E) Pecahnya hubungan Uni Soviet dengan negara-negara satelitnya

Pembahasan

Glasnost adalah kebebasan berbicara. Glasnbost adalah kebijakan yang dilakukan selama masa pemerintahan Mikhail Gorbachev pada pertengahan 1980-an. Kebijakan ini meliputi keterbukaan dalam semua bidang di institusi pemerintahan Uni Soviet termasuk kebebasan informasi. Orang-orang akhirnya memiliki kesempatan membicarakan masalah mereka, menyuarakan opini mereka tanpa takut akan sensor dan represi. Di sisi lain, Glasnost juga memaksa pemerintah melakukan transparansi, karena masyarakat ingin para pemimpin menjelaskan keputusannya serta mempertimbangkan opini dari masyarakat.

Jawaban: D

Baca Juga: Contoh Soal dan Pembahasan Soal Sejarah Persiapan Ujian Mandiri PTN 2023

Soal No. 3

SIMAK UI 2019

Tujuan nasionalisasi De Javasche Bank yang pada tahun 1952 menjadi Bank Indonesia adalah...
A) membentuk dan menyelenggarakan bank sendiri
B) membentuk dan mempunyai bank sirkulasi sendiri
C) memberi pinjaman kepada kaum pengusaha menengah dan atas
D) memberi pinjaman kepada kaum pengusaha kecil dan menengah
E) memberi pinjaman kepada kaum pengusaha kecil atau masyarakat luas

Pembahasan

De Javasche Bank awalnya adalah bank milik Belanda yang dibuat untuk menjadi bank sirkulasi pemerintah kolonial Belanda di Indonesia. Sejak itu De Javasche Bank berhasil menyelesaikan permasalahan moneter kolonial.

Setelah Indonesia merdeka, berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Prp. Tahun 1946, didirikan sebuah bank sentral bernama Bank Negara Indonesia (BNI) yang kemudian berfungsi sebagai bank pencetak mata uang ORI (Oeang Republik Indonesia). Bank BNI ini terus melakukan tugasnya sebagai bank pencetak uang sampai awal tahun 1950an.

Selanjutnya, berdasarkan hasil dari Konferensi Meja Bundar, BNI ditunjuk menjadi bank pembangunan dan De Javasche Bank menjadi bank sentral. Ditunjuknya De Javasche Bank sebagai bank sentral merupakan salah satu upaya Belanda untuk campur tangan urusan keuangan Indonesia.

Selain itu, Indonesia juga masih memiliki utang dengan Belanda. Untuk menjamin utang tersebut dibayar, maka Belanda ingin tetap ikut campur tangan perihal keuangan pemerintah Indonesia melalui De Javasche Bank.

Melihat kondisi tersebut, maka Indonesia memutuskan untuk segera melakukan nasionalisasi De Javasche Bank pada tahun 1952 dan menjadikannya Bank Indonesia dengan fungsi yang sama dengan De Javasche Bank yaitu sirkulasi.

Halaman:

Tags

Terkini