Selain itu, pelaku UMKM akan didampingi langsung oleh aparat desa jika mengalami kesulitan dalam pendaftaran ke platform digital ataupun melakukan kegiatan usaha digitalnya.
Diharapkan setelah mengikuti sosialisasi digitalisasi UMKM, para pelaku UMKM dapat langsung menerapkan pada usaha yang dimilikinya sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi khususnya di Desa Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten.
Yeni Widyastuti selaku Dosen Pembimbing Lapangan, dalam kesempatan terpisah, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan salah satu program kerja yang disusun sebagai bagian dari agenda pembangunan yaitu Sustainable Development Goals (SDG’s) Desa dimana salah satunya membahas terkait program Desa Cerdas.
Desa Cerdas sendiri merupakan sebuah konsep yang menggabungkan antara teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan kualitas hidup dan layanan bagi masyarakat desa.
“Mahasiswa memiliki peran dan tanggung jawab untuk berkontribusi dalam meningkatkan literasi digital masyarakat desa dan dalam hal ini kami dari Kelompok KKM 55 Desa Warunggunung menginisiasi hal ini melalui kegiatan digitalisasi UMKM dan untuk keberlanjutannya akan dilaksanakan juga pendampingan oleh mahasiswa tentunya bekerja sama dengan apparat desa terkait,” pungkasnya.