pendidikan

Workshop Craft & Biz: Mahasiswa Untirta Berdayakan Warga Pipitan Melalui Kerajinan Buket Bunga dan Keterampilan Bisnis

Jumat, 6 Desember 2024 | 17:38 WIB
Dokumentasi Kegiatan (Dok. Pribadi)

KLIKREAD.COM - Dalam upaya memberdayakan masyarakat melalui pendidikan nonformal, mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dari Jurusan Pendidikan Nonformal menyelenggarakan “Workshop Craft & Biz: Seni Kerajinan Tangan dengan Keterampilan Bisnis” pada Minggu, 24 November 2024. Acara ini berlangsung di Taman Kreatif RT 04, Kelurahan Pipitan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Workshop ini dirancang untuk mengajarkan keterampilan pembuatan buket bunga yang kreatif sekaligus memberikan wawasan bisnis digital kepada warga setempat.

Kelurahan Pipitan, yang dikenal sebagai wilayah dengan lingkungan asri dan terawat, memiliki banyak pelaku UMKM, khususnya di RT 04. Namun, sebagian besar warga masih mengandalkan metode penjualan konvensional dengan cakupan pasar yang terbatas. Menjawab tantangan ini, mahasiswa Untirta hadir memberikan solusi melalui pelatihan yang memadukan seni kerajinan dengan strategi pemasaran modern. Workshop ini diikuti oleh warga setempat, Ketua Karang Taruna, serta pemateri ahli dari bidang kerajinan tangan dan bisnis.

Dokumentasi kegiatan (Dok. Pribadi)

Kegiatan dimulai dengan sesi praktik intensif pembuatan buket bunga. Peserta diajarkan berbagai teknik, mulai dari pemilihan bahan seperti bunga segar, kering, atau buatan, hingga pengemasan menggunakan kertas khusus, pita, dan elemen dekoratif lainnya. Pemateri juga membimbing peserta dalam menciptakan desain yang menarik dan harmonis, melatih keterampilan teknis sekaligus menggali kreativitas. Warga yang berpartisipasi mengaku antusias, terutama karena tren buket bunga saat ini sedang meningkat, menjadi salah satu pilihan hadiah populer untuk acara seperti wisuda, ulang tahun, pernikahan, dan hari spesial lainnya.

Setelah memahami cara membuat buket bunga yang bernilai jual, peserta memasuki sesi bisnis interaktif. Dalam sesi ini, pemateri memberikan wawasan mendalam tentang strategi pemasaran, mulai dari penentuan segmen pasar hingga branding usaha. Peserta diajak memahami pentingnya menciptakan identitas bisnis yang kuat, seperti nama toko dan logo yang menarik. Pemateri juga memberikan pelatihan pemasaran digital, termasuk cara mengambil foto produk yang estetik, membuat konten promosi kreatif di media sosial, serta menggunakan platform e-commerce untuk memperluas jangkauan pasar.

Selain itu, peserta dibimbing untuk menghitung modal dan menentukan harga jual yang kompetitif tanpa mengurangi nilai keuntungan. Dengan cara ini, mereka diharapkan mampu menyeimbangkan antara kualitas produk dan kepuasan pelanggan, sehingga usaha mereka dapat berkembang secara berkelanjutan. Diskusi interaktif selama sesi ini juga membuka peluang kolaborasi antarwarga, membangun jejaring bisnis untuk mendukung pengembangan usaha masing-masing.

Menurut salah satu mahasiswa penyelenggara, workshop ini merupakan bentuk nyata dari penerapan ilmu pendidikan nonformal yang bertujuan untuk memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat. “Kami ingin membantu warga mengembangkan potensi mereka, tidak hanya dalam keterampilan seni, tetapi juga dalam memahami strategi bisnis yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga. Mereka merasa termotivasi untuk memanfaatkan keterampilan baru ini sebagai peluang usaha yang menjanjikan. Ketua Karang Taruna Kelurahan Pipitan juga menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa Untirta, yang telah membantu meningkatkan keterampilan dan wawasan warga di bidang kerajinan tangan dan pemasaran digital.

Workshop ini ditutup dengan rasa puas dari peserta yang berhasil menciptakan buket bunga dengan desain unik dan estetis. Mereka juga merasa percaya diri untuk memasarkan produk hasil karya mereka melalui platform digital. Mahasiswa Untirta berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang inspiratif untuk memberdayakan masyarakat Pipitan secara ekonomi dan kreatif.

Dengan adanya workshop ini, warga Kelurahan Pipitan diharapkan mampu memanfaatkan keterampilan mereka untuk meningkatkan pendapatan, membuka peluang usaha baru, dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pendidikan, kreativitas, dan inovasi untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing di era digital.

***

Tags

Terkini